in

Sempat Terhenti Operasional Sejak 2018, Akhirnya Susi Air Terbangi Semarang-Karimunjawa PP

Kegiatan penerbangan perdana rute Semarang-Karimunjawa (PP) dengan maskapai Susi Air, yang berada di landasan pacu Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Jumat (4/7/2025).

HALO SEMARANG – Sempat terhenti operasional melayani penumpang rute Semarang-Karimunjawa PP sejak tahun 2018 lalu, akhirnya penerbangan rute tersebut kembali dibuka di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang. Kali ini, penerbangan dari Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang menuju Bandara Dewandaru (Karimunjawa) tersebut dengan menggunakan maskapai Susi Air.

CEO Susi Air, Susi Pujiastuti menjelaskan, bahwa layanan penerbangan rute Semarang-Karimunjawa ini merupakan upaya untuk memberikan kemudahan konektivitas antar wilayah untuk menuju pulau terluar di Jawa, dengan moda transportasi udara. Sehingga bisa memangkas waktu perjalanan hanya kurang dari satu jam, dibandingkan melalui jalur laut dan darat yang butuh beberapa jam untuk sampai.

“Perjalanan laut yang sekarang sudah tidak ramah lagi, kerap terjadi ombak tinggi yang menghambat kapal laut untuk menyeberang. Jadi lewat jalur udara menjadi solusi yang sebelumnya memakan waktu cukup lama di perjalanan, ini bisa lebih aman, nyaman dan cepat tentunya,” ujarnya, saat melepas penumpang di acara penerbangan perdana Susi Air rute Semarang-Karimunjawa di Gate 1 A, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Jumat (4/7/2025).

“Ini solusi kami untuk membantu keterhubungan antar wilayah yang masih terisolir, baik di luar pulau Jawa dan dalam pulau Jawa. Seperti Karimunjawa, kalau kita menggunakan kapal laut butuh waktu 8 jam sampai 10 jam, belum lagi jika ombak tinggi bahkan tak bisa dilalui,” kata Susi.

Selain itu, pihaknya ingin menghidupkan pariwisata masyarakat agar menggeliat. Apalagi, bandara Jenderal Ahmad Yani telah disupport oleh 5 feeder dari bandara kecil yang ada. Sehingga cukup baik menjadi modal pendukung sebagai bandara internasional.

“Kami minta dukungan dari pihak Pemprov Jateng dan Bandara serta pegiat wisata, agar sustainibility penumpang ke Karimunjawa tetap terjaga,” pintanya.

Sebagai informasi, penerbangan Semarang -Karimunjawa PP menggunakan pesawat Cessna C208B Grand Caravan dengan durasi 40 menit sekali jalan. Dan dijadwalkan dari Semarang tiga kali dalam sepekan, yaitu hari Senin, Jumat dan Minggu.

Salah satu penumpang, Elia mengatakan, baru pertama kali menggunakan pesawat ke Karimunjawa. Dia bersama keluarganya sangat tertarik berlibur untuk menikmati keindahan Karimunjawa yang juga memiliki laut yang indah.

“Ini kesempatan saya untuk ke Karimunjawa, yang sebelumnya hanya bisa ditempuh dengan kapal laut. Kalau naik kapal sih masih ngeri,” ungkapnya.

General Manager Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Fajar Purwadidada menambahkan, pihaknya menyambut baik operasional penerbangan rute Semarang-Karimunjawa yang terakhir kali melayani sejak tahun 2018.

“Sekarang dibuka kembali menggunakan Maskapai Susi Air. Kami berharap bisa terus berjalan. Ini juga makin mengenalkan potensi wisata di Karimunjawa ke wisatawan yang sangat indah,” papar Fajar.

Pihaknya, juga akan menyiapkan both khusus Karimunjawa, sebagai penarik wisatawan yang berwisata.

“Di both ini berfungsi merepresentasikan potensi yang ada di Karimunjawa sehingga wisatawan dapat tertarik mengunjunginya,” imbuhnya.

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi yang juga turut hadir untuk meresmikan rute baru ini, mengatakan, pihaknya akan terus mendukung iklim pariwisata di Jawa Tengah, termasuk Karimunjawa.

“Ini akan memudahkan akses wisatawan dari jalur udara untuk menuju Karimunjawa, yang selama ini baru yang ada dari bandara Jakarta dan Yogyakarta. Makin banyaknya durasi penerbangan ke Karimunjawa bisa menggeliatkan pariwisata di Jawa Tengah,” pungkasnya. (HS-06)

Para Rider dari Berbagai Negara Siap Bertanding di Ajang Hiu Selatan International Hard Enduro Ke-7 di Kendal

Penerbangan Perdana Semarang–Karimunjawa Disambut Antusiasme Warga