HALO SEMARANG – Ribuan pelari memadati jalanan Kota Bandung pada Minggu pagi (17/5/2026). Di tengah udara sejuk dan riuh semangat peserta, ajang bank bjb Bandoeng 10K tak hanya menjadi arena adu cepat menembus garis finis, tetapi juga ruang kampanye gaya hidup sehat yang semakin digemari masyarakat urban.
Dalam ajang lari bertema “Bandung Bercerita” tersebut, PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia turut ambil bagian dengan memberikan perlindungan asuransi kepada 4.000 pelari yang mengikuti lomba.
Sebagai official insurance partner, Generali Indonesia memberikan proteksi jiwa dan kesehatan atas risiko kecelakaan maupun berbagai risiko yang berkaitan langsung dengan aktivitas lari selama acara berlangsung.
Dengan perlindungan tersebut, para peserta diharapkan dapat berlari lebih tenang, nyaman, dan fokus menikmati pengalaman lomba hingga garis finish.
Seremoni simbolis pemberian proteksi dilakukan langsung oleh President Director & CEO Generali Indonesia Rebecca Tan didampingi Chief Product Management and Marketing Officer Jong Wie Siu di Balai Kota Bandung.
Rebecca mengatakan dukungan terhadap Bandoeng 10K menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong masyarakat menjalani gaya hidup sehat dan berkelanjutan.
“Bandoeng 10K menjadi ajang lari pertama dalam rangkaian event yang kami dukung sepanjang tahun ini. Ini juga menjadi kebanggaan bagi kami dapat mendampingi para pelari bersama para mitra lainnya,” ujarnya.
Menurut Rebecca, dukungan tersebut juga menjadi implementasi nilai perusahaan Live the Community, yakni membangun hubungan jangka panjang dengan masyarakat di setiap wilayah operasional Generali Indonesia.
Mengusung konsep eco-culture, Bandoeng 10K tahun ini mengajak peserta menikmati suasana Kota Bandung sambil menyelami cerita dan budaya khas kota tersebut.
Rute lomba dimulai dari Kantor bank bjb dan berakhir di Balai Kota Bandung, melewati sejumlah ikon kota yang sarat nilai sejarah dan kreativitas.
“Bandung Bercerita” menjadi tema yang mengajak setiap pelari bukan sekadar mengejar waktu terbaik, tetapi juga merayakan identitas dan semangat kreatif Kota Kembang dalam setiap langkah mereka.
Setelah menuntaskan lomba, peserta disambut berbagai fasilitas yang disediakan Generali Indonesia, mulai dari refreshment hingga layanan cetak race certificate gratis.
Sebelumnya, perusahaan juga menghadirkan expression zone berbasis teknologi Artificial Intelligence (AI) saat pengambilan race pack. Melalui fasilitas tersebut, peserta dapat menuliskan impian mereka untuk mengikuti ajang world major marathon di berbagai kota dunia.
Tak hanya itu, Generali Indonesia juga membuka layanan konsultasi finansial untuk membantu masyarakat memahami kebutuhan perlindungan dan perencanaan keuangan.
Sejak 2018, Generali Indonesia tercatat aktif mendukung berbagai ajang lari nasional dan telah memberikan perlindungan kepada lebih dari 100 ribu pelari hingga 2025.
Tahun ini, setelah Bandoeng 10K yang menjadi bagian dari The Ultimate 10K Series, Generali Indonesia juga akan mendukung sejumlah event lain seperti Suroboyo 10K, Tangerang 10K, Semarang 10K, hingga kembali mendukung Borobudur Marathon sebagai salah satu ajang lari paling ikonik di Indonesia.
Perusahaan menilai olahraga lari kini bukan hanya tren, tetapi telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup sehat masyarakat.
Komitmen tersebut juga dilatarbelakangi meningkatnya risiko kesehatan di masyarakat. Sepanjang Januari hingga Maret 2026, Generali Indonesia mencatat pembayaran klaim sebesar Rp311,9 miliar untuk lebih dari 62 ribu kasus klaim, mencakup klaim kesehatan, penyakit kritis, hingga meninggal dunia.
Nilai pembayaran klaim kesehatan bahkan meningkat 9,34 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Selain mendukung event olahraga, Generali Indonesia juga terus mengedukasi masyarakat melalui berbagai program seperti webinar kesehatan dan keuangan GENTalks serta konten edukasi di kanal Generali Healthy Living.
“Kami ingin terus menghadirkan dampak positif bagi masyarakat, tidak hanya dalam memberikan perlindungan saat dibutuhkan, tetapi juga mendorong terciptanya gaya hidup sehat dan berkelanjutan,” pungkas Rebecca.(HS)


