HALO SEMARANG – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, mengingatkan pentingnya menjaga keamanan informasi daerah di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
Heri Londo, sapaan akrabnya menegaskan, bahwa saat ini informasi semakin mudah diakses dan disebarkan melalui platform digital, namun ini juga membawa risiko kebocoran data dan ancaman terhadap privasi masyarakat.
“Keamanan informasi bukan hanya soal perlindungan data pribadi, tetapi juga mengenai kelangsungan pelayanan publik yang harus tetap berjalan dengan lancar dan aman,” ujar Heri.
Menurutnya, pemerintah daerah perlu memperkuat infrastruktur teknologi informasi (TI) dengan menerapkan sistem keamanan yang memadai.
“Kita harus memastikan bahwa data yang dikelola oleh pemerintah daerah terlindungi dengan baik. Jika tidak, kita akan menghadapi risiko yang sangat besar, baik dari sisi keamanan maupun kepercayaan masyarakat,” tambahnya.

Tak hanya itu, Heri juga mendorong pembentukan regulasi yang jelas dan tegas mengenai perlindungan data di tingkat daerah.
“Kebijakan yang mengatur penggunaan data harus mengutamakan transparansi dan akuntabilitas, agar tidak menimbulkan penyalahgunaan informasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.
Heri mengingatkan bahwa ancaman terhadap sistem informasi bisa datang dari berbagai pihak, baik itu serangan siber atau kesalahan manusia.
“Kita perlu tim keamanan siber yang terlatih dan siap mengatasi potensi ancaman yang bisa merusak integritas data pemerintah daerah,” tegasnya.
Heri pun menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh pengembangan sistem keamanan informasi yang lebih baik, agar pemerintahan daerah dapat berjalan dengan lebih efisien, aman, dan transparan di era digitalisasi.(HS)