HALO SEMARANG – Polda Jateng akan memberlakukan One Way arus balik pada Minggu (6/4/2025). Saat ini kepolisian masih melakukan sosialisasi terkait rekayasa lalu lintas itu.
Dirlantas Polda Jateng, Brigjen Pol Sonny Irawan mengatakan, sebenarnya sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) untuk arus balik dilakukan pada tanggal 3 April pukul 14.00 WIB. Namun urung dilakukan karena ada klausul pelaksanaan sesuai dinamika di lapangan.
“Kita melihat dinamika di lapangan, sesuai dengan arahan dari Kakorlantas untuk one way arus balik flag off dimulai dari Gerbang Tol Kalikangkung tanggal 6 April jam 06.00 WIB,” ujar Brigjen Sonny di GT Banyumanik, Kamis (3/4/2025).
Dia mengungkap adanya anomali yang berbeda dalam arus mudik Lebaran 2025 dibanding dengan tahun sebelumnya. Dari data yang diterima, volume kendaraan dari barat ke timur masih ada peningkatan sampai H+3 pasca-hari raya Idul Fitri.
“Sampai dengan kemarin untuk arus terjadi perimbangan antara yang mudik dengan yang balik seperti di gerbang Tol Kalikangkung yang masuk di angka 2.200 sedang yang keluar di angka 1.900 – 2.000. Anomali tersebut berbeda dengan tahun lalu dimana H+1 paska lebaran sudah tidak ada bangkitan arus dari barat ke timur namun di tahun ini justru banyak orang mudik setelah lebaran,” katanya.
Untuk pelaksanaan one way lokal baik arus mudik maupun arus balik melihat kepadatan kendaraan yang masuk dari dari arah barat ke gerbang Tol Kalikangkung untuk Arus Mudik. Dan untuk Arus balik melihat kepadatan yang mengarah ke Jakarta di Tol Solo Jogja maupun Gerbang Tol di wilayah Ungaran dan Banyumanik.
Dari evaluasi saat arus mudik dibandingkan tahun lalu meningkat 5,8 persen di gerbang Tol Kalikangkung. Sedangkan di Exit Tol Pejagan mengalami peningkatan 29 persen dibanding tahun sebelumnya.
Dirlantas juga memberikan perhatian terkait jalur selatan yang mengalami hambatan dikarenakan adanya bencana di beberapa wilayah. Seperti banjir di sekitar Prupuk atau jalur Brebes Banyumas karena hujan yang mengakibatkan genangan sekitar 70-80 cm. Begitu juga bencana di wilayah Kebumen yang mengakibatkan jalur Cilacap-Jogja juga terhambat.
Brigjen Sonny Irawan menghimbau kepada masyarakat khususnya yang akan melaksanakan perjalanan arus balik untuk tetap berhati-hati dan ikuti arahan petugas di lapangan dalam hal menggunakan Jalur Tol agar terus memantau informasi terkait pemberlakuan One way arus balik.
“Kita telah lakukan persiapan dalam rangka mengamankan arus balik baik dengan penempatan personil, pemasangan rambu untuk rekayasa dan juga papan imbauan baik di jalur Tol maupun jalan Arteri,” imbuhnya. (HS-06)