HALO SEMARANG – Aksi meresahkan dilakukan oleh sejumlah anak muda yang tergabung dalam kelompok gengster di Kota Semarang. Mereka nekat melakukan konvoi sembari menyalakan mercon dan menggeber-geber motornya di jalanan.
Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (22/3/2025) sekira pukul 23.30 WIB. Informasi yang diperoleh, sejumlah anggota gengster itu berasal dari Kendal, Batang, Temanggung, Magelang, Pati, Kudus dan Demak.
Mereka datang di Kota Semarang atas undangan dari kelompok gengster asal Semarang bernama Semarang Gengster. Di Kota Semarang mereka berkeliling tanpa standart berkendara yang lengkap dan membuat masyarakat resah.
Kapolrestabes Semarang, Kombes Syahduddi mengatakan, pihaknya mengamankan ratusan remaja atas kejadian ini. Mereka diamankan setelah dituding melakukan hal yang mengganggu ketertiban umum seperti blokir jalan, pelanggaran lalu lintas, dan penggunaan kembang api saat berkendara.
Konvoi kreak ini berawal dari acara buka puasa bersama di rumah makan Limbangan, Kabupaten Kendal. Rombongan kemudian konvoi menempuh rute Boja, Jalan Cangkiran Semarang, BSB Mijen, Jl. Prof Hamka, dan Jl Walisongo Semarang.
“Kami amankan sekitar 278 orang yang terdiri dari kelompok pemuda, dengan rincian 161 orang berasal dari Kota Semarang dan 117 orang dari luar Kota Semarang,” ujarnya, Minggu (23/3/2025).
Kombes Pol M Syahduddi merinci asal-usul mereka yang berasal dari luar Kota Semarang, yakni: Kota Salatiga 4 orang, Kendal 14 orang, Kabupaten Semarang 10 orang, Pati 25 orang, Kudus 8 orang, Boyolali 4 orang, Grobogan 15 orang, Demak 23 orang, Temanggung 5 orang, Batang 2 orang, Magelang 5 orang, Solo 2 orang.
Polrestabes Semarang akhirnya membubarkan konvoi kendaraan tersebut karena mengganggu ketenangan selama bulan suci Ramadan. Mereka ditindak saat melewati jalan Siliwangi dan Hanoman di Semarang Barat.
“Penyelidikan atas insiden tersebut masih berlangsung dan rincian lebih lanjut mengenai potensi dakwaan,” tandasnya.(HS)