HALO SEMARANG – Enam remaja diamankan oleh petugas kepolisian karena melempari batu ke pemotor yang melintas di Jalan Raya Gunungpati-Ungaran pada Minggu (2/3/2025) dini hari. Lima dari keenam remaja yang diamankan merupakan pelajar. Sedangkan satu orang berinisial ZW (20) sudah dewasa.
“Langsung diamankan, kita lakukan pembinaan,” ujar Kapolsek Gunungpati, Kompol Agung Raharjo saat dikonfirmasi.
Lebih lanjut, Agung menjelaskan jika kejadian ini bermula ketika keenam remaja ini akan melakukan perang sarung di Kelurahan Sumurejo tepatnya di Jurang Damprit, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang pukul 02.30 WIB.
Sebelum perang sarung, keenam remaja itu kumpul di rumahnya A untuk merencanakan perang sarung. Setelah kumpul sejumlah kurang lebih 15 orang, A kemudian mengajak untuk nongkrong di pinggir Jalan Raya Gunung Pati-Ungaran karena ada tantangan perang sarung.
Setelah itu, saksi yang melintas kemudian dikerumunan anak-anak tersebut. Karena lawan perang sarung tak kunjung datang, anak-anak itu malah melakukan pelemparan batu kepada orang yang lewat.
“Karena mendapat lemparan, saksi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gunung Pati Semarang,” katanya.
Menerima informais itu, pihaknya langsung menuju ke lokasi kejadian. Petugas kemudian berhasil menangkap keenam remaja itu dan dilakukan penanganan.
“Mengamankan enam orang pelaku dan yang lain lari ke hutan,” tuturnya.
Selain mengamankan enam remaja itu, petugas juga menyita barang bukti lainnya seperti 12 handphone, motor dan sarung. Kompol Agung memastikan jika pihaknya akan melakukan penindakan terkait gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kita mengajak masyarakat untuk menjaga kondusifitas. Kami juga minta orangtua untuk selalu mengawasi anak-anaknya agar tidak ada kejadian serupa,” tandasnya.(HS)