HALO KENDAL – Menyambut Idul Fitri, puluhan gadis di Desa Boja, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal antusias mengikuti audisi pemilihan tokoh Nyi Pandansari 2025 yang digelar pemerintah desa setempat.
Setidaknya, ada 29 peserta dalam ajang audisi pemilihan tokoh Nyi Pandansari. Para gadis belia terlihat berdandan rapi dan anggun untuk mengikuti audisi tersebut.
Dengan sorot mata yang tajam dan menarik bak peragawati profesional, satu persatu peserta tampil di atas panggung berjalan lenggak-lenggok lalu memperkenalkan diri.
Selain memperkenalkan diri, para peserta juga membeberkan motivasinya di hadapan dewan juri dalam mengikuti kontes itu.
Kepala Desa Boja, Rofik Anwar mengatakan, Pemerintah Desa Boja sengaja menggelar audisi ini dalam menyambut merti desa yang akan dilaksanakan H+7 lebaran atau setiap tanggal 7 Syawal dalam kalender Hijriah.
“Audisi ini dalam rangka menghadapi merti desa dan syawalan tahun 2025. Jadi yang terpilih nanti akan menjadi tokoh Nyi Pandansari dalam acara kirab budaya merti Desa Boja,” ujarnya, Senin (24/2/2025).
Rofik memaparkan, Desa Boja memiliki 10 dusun dan 60 RT dengan jumlah penduduk sekitar 11.000 jiwa. Para peserta tersebut datang dari tiap dusun yang ada di Desa Boja.
“Jadi tiap dusun diwajibkan untuk mengirimkan dua peserta. Banyaknya jumlah peserta karena di ajang ini juga memberikan kesempatan bagi warga untuk mendaftarkan diri sebagai peserta mandiri,” paparnya.
Di audisi ini, lanjut Rofik, diambil dua peserta dengan nilai tertinggi untuk dijadikan sebagai tokoh Nyi Pandansari dan pembawa ruhun atau penutup batu nisan makam Nyi Pandansari.
“Penilaian dewan juri diberikan dalam dua kategori. Di antaranya meliputi public speaking dan keanggunan atau keluwesan,” jelasnya.
Sementara, Bilqis Fajria Putri, salah seorang peserta audisi dari Dusun Kauman RT 5 RW 5 menyampaikan, dirinya sengaja mengikuti audisi ini untuk mengembangkan bakat dan kemampuan yang dimiliki, dan sebagai bentuk kecintaan terhadap desanya.
“Dengan mengikuti audisi, kita bisa mengasah kepercayaan diri dan menambah relasi. Selain itu juga bisa kita jadikan sebagai ruang untuk menunjukkan bahwa kita bisa menjadi sosok yang menginspirasi,” ungkapnya.
Bilqis yang saat ini duduk di kelas X SMA Negeri 1 Boja berharap, Desa Boja bisa menjadi lebih maju ke depannya, serta banyak dikenal masyarakat dan bermanfaat bagi desa sekitarnya. (HS-06)