HALO BATANG – Dinsos Batang mengerahkan Taruna Siaga Bencana (Tagana), membuka dapur umum selama 5 hari berturut-turut, untuk memenuhi kebutuhan makanan bagi warga terdampak banjir, akibat hujan lebat Senin (20/1/2025) lalu.
Sekretaris Dinsos Batang Edy Widyarto, seperti dirilis batangkab.go.id, Sabtu (25/1/2025), mengatakan sejak Senin malam, pihaknya sudah mulai memberikan bantuan logistik ke Kelurahan Karangasem Utara.
Adapun pagi harinya, pihaknya mendirikan dapur umum di kantor kelurahan itu, untuk memproduksi makanan bagi warga terdampak.
“Alhamdulillah, untuk dapur umum ada bantuan personel dari teman-teman Rifaiyah, Palang Merah Indonesia (PMI), Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Tagana dan juga teman-teman dari Dinsos Batang,” katanya.
Edy Widyarto menjelaskan, dapur umum ini didirikan untuk menyediakan makanan siap saji bagi masyarakat, yang kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok akibat banjir.
“Alhamdulillah respon dari semua pihak, baik Perangkat Daerah Kabupaten Batang pun telah berpartisipasi membantu dalam pemenuhan permakanan bagi korban banjir dan longsor,” kata dia.
Pihaknya mengajak seluruh masyarakat Batang, di mana pun berada untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini.
“Semangat gotong royong diharapkan mampu mempercepat pemulihan bagi masyarakat terdampak banjir di wilayah tersebut,” jelasnya.
Edy juga menyebutkan bahwa dari pihak lain ikut serta memberikan bantuan seperti PLN, Bhimasena Power Indonesia (BPI), Kawasan Industri Terpadu (KIT), BPJS Ketenagakerjaan, Sentra Terpadu Kartini Temanggung, dan BPBD Batang.
“Bantuan Logistik telah didistribusikan oleh Dinsos Batang, untuk dapur umum di Desa Pacet, Kecamatan Reban, Rabu (22/1/2025) lalu,” kata dia.
Adapun bantuan yang diberikan berupa mi instan 6 dus, telur 4 peti, biskuit 2 dus, kecap 1 dus, minyak goreng 4 krat, air minum dalam kemasan 5 dus, dan ikan asin 8 Kg.
“Bantuan permakanan bagi pengungsi di Desa Keteleng, Kecamatan Blado akibat bencana banjir bandang yang diberikan berupa 38 paket nasi ayam, mi instan 3 dus, Aqua 3 dus, minyak goreng 3 krat, telur 2 peti, kecap 1 dus, biskuit 2 dus pada Rabu (22/1/2025),” terangnya.
Bantuan permakanan bagi pengungsi di Desa Pacet, Kecamatan Reban, berupa biskuit dan gula pasir pada Kamis (23/1/2025).
Dapur umum di dinsos Batang selama 3 hari mulai 23-25 januari 2025 bantuan logistik yang digunakan berupa beras 250 kg, mi instan 16 dus, aqua gelas 2 dus, garam, bumbu racik.
“Selain itu, PMI telah mendistribusikan 1.600 makanan siap saji di Desa Klidang Lor, bantuan sembako untuk dapur umum di Kelurahan Karangasem Utara, dan bantuan di Dukuh Kayulandak, Desa Keteleng, Kecamatan Blado,” ungkapnya.
Edy menambahkan, kemarin Dinsos Batang mendistribusikan 700 makanan siap saji untuk Desa Klidang Lor dan Karangasem Utara, karena saat itu warga beserta relawan masih membersihkan lumpur sisa banjir.
“Semoga bantuan yang kami berikan dapat bermanfaat bagi Masyarakat terdampak banjir maupun longsor bagi warga Kabupaten Batang,” kata dia. (HS-08)