HALO GROBOGAN – Polres Grobogan, Minggu (5/1/2025) mulai memperketat pengamanan rumah pribadi calon bupati terpilih.
Pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan yang mungkin terjadi, menjelang tahapan pengusulan dan pengangkatan pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih.
Kapolres Grobogan AKBP Dedy Anung Kurniawan, seperti dirilis humas.polri.go.id mengatakan pengamanan dilakukan untuk memastikan situasi menjelang penetapan calon bupati terpilih tetap kondusif dan mencegah terjadinya gangguan keamanan.
Hal ini karena tahapan demi tahapan dalam Pilkada, terus mendapat perhatian publik.
Kapolres Grobogan AKBP Dedy Anung Kurniawan mengatakan, bahwa pengamanan rumah pribadi calon bupati terpilih merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi potensi kerawanan, seperti gangguan dari pihak yang tidak puas dengan hasil Pilkada atau adanya massa yang dapat menimbulkan kericuhan.
“Kami menurunkan personel untuk melakukan pengamanan di rumah pribadi calon bupati terpilih, dengan tujuan menjaga keamanan dan ketertiban selama proses ini berlangsung,” ujar Kapolres Grobogan.
Pengamanan ini melibatkan sejumlah personel yang ditempatkan di sekitar rumah calon bupati terpilih, baik di dalam maupun di luar area rumah.
Personel Polres Grobogan juga dilibatkan dalam pengaturan arus lalu lintas di sekitar rumah calon bupati untuk mencegah kemacetan atau kerumunan yang bisa mengganggu kelancaran kegiatan di sekitar lokasi.
Selain itu, Polres Grobogan bekerja sama dengan masyarakat setempat untuk memastikan bahwa rumah pribadi calon bupati terpilih tetap dalam kondisi aman dari segala potensi gangguan.
Pengamanan ini juga mencakup patroli rutin di sepanjang area yang sering dilalui oleh simpatisan atau pendukung calon bupati.
AKBP Dedy Anung Kurniawan menambahkan, bahwa meskipun situasi Pilkada telah berjalan dengan baik, namun pengamanan tetap harus diperketat untuk menjaga ketertiban masyarakat.
“Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan tidak melakukan tindakan yang bisa merugikan orang lain. Proses demokrasi ini harus dijaga agar tetap berlangsung damai,” imbuh AKBP Dedy Anung Kurniawan.
Dengan adanya pengamanan yang lebih intensif di rumah pribadi calon bupati terpilih, Polres Grobogan berharap agar seluruh tahapan Pilkada dapat berjalan lancar dan aman, tanpa adanya gangguan yang dapat merusak proses demokrasi di Kabupaten Grobogan.
“Kami juga siap mengantisipasi segala potensi kerawanan yang dapat mengganggu kelancaran pengusulan calon bupati terpilih hingga pelantikan,” tandas Kapolres Grobogan.
Sebelumnya, Pasangan Calon (Paslon) 02 Bambang Pujiyanto-Catur Sugeng Susanto, menerima kekalahan atas keunggulan Paslon 01 Setyo Hadi-Sugeng Prasetyo, dalam Pilkada Grobogan 2024. Selisih perolehannya suaranya mencapai 63.522 suara.
Hasil dari rekapitulasi perhitungan KPU Grobogan, Paslon 01 Hadi-Sugeng mendapatkan 430.771 suara dan paslon 02 Bambang Pujiyanto-Catur Sugeng Susanto dapat 367.219 suara. (HS-08)