in

Bandara Ahmad Yani Semarang Ditetapkan Jadi Bandara Pelayanan Perdagangan Ekspor dan Impor 

General Manager Kantor Cabang Bandara Ahmad Yani Semarang, Fajar Purwadidada saat diwawancarai awak media, baru-baru ini.

HALO SEMARANG – Meski tidak berstatus sebagai bandara internasional, saat ini Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang ditunjuk sebagai bandara untuk melakukan pelayanan kargo barang dalam mendukung perdagangan nasional yakni berupa komoditi ekspor dan impor baik dalam maupun ke luar negeri.

General Manager Kantor Cabang Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Fajar Purwadidada menjelaskan, saat ini bandara telah ditetapkan pemerintah melalui Kementerian Perhubungan sebagai pusat untuk pelayanan jasa perdagangan membantu perekonomian nasional berupa pengiriman komoditi ekspor dan impor ke luar negeri.

“Saat ini pelayanan ekspor dan impor sudah dilaksanakan di bandara ke Singapura dari Semarang dan diharapkan rute lainnya ke luar negeri bisa segera menyusul seperti ke Vietnam, Thailand dan Cina,” paparnya, Senin (16/12/2024).

Bandara Semarang dipilih untuk melayani perdagangan ekspor dan impor ini sesuai dengan Keputusan Menteri Nomor 147 tahun 2024. Hal ini sekaligus memiliki peran stategis dengan memiliki cukup banyak kawasan industri.

“Saat ini ada tujuh kawasan p, termasuk kawasan indistri Batang dan Kendal. Apalagi nilai investasinya cukup besar lebih dari Rp 70 triliun. Untuk itu, bandara kita siap untuk bisa mendukung iklim perdagangan di Semarang, khususnya dan Jawa Tengah pada umumnya,” katanya.

Dari sisi fasilitas bandara sendiri, lanjut Fajar, pihaknya sebagai pendukung perdagangan telah siap.

“Adapun total kapasitas kargo di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang mencapai 60 ribu ton per tahunnya. Dan bisa menampung sebanyak 9,7 juta penumpang pertahunnya,” pungkas Fajar. (HS-06)

Sebanyak 9.165.289 Orang Diprediksi Masuk Jateng Saat Libur Nataru

Hadiri Pelantikan Pengurus Taekwondo Boyolali, Bupati Launching Buku Living Warrior