HALO SEMARANG – Tim dari Palang Merah Indonesia (PMI), bersama Polres Puncak Jaya, mengevakuasi 2 jenazah masyarakat sipil, korban penembakan oleh orang tak dikenal, di Kampung Weni, Distrik Mageabume, Kabupaten Puncak, ke Kota Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, baru-baru ini.
Para korban, yakni Asrun Putra Eko Alias Accung dan Imran, kemudian dievakuasi oleh para relawan organisasi kemanusiaan itu, ke Kota Makassar lewat Timika.
Kapolres Puncak Jaya, AKBP Kuswara mengatakan bahwa Tim PMI Puncak Jaya, dengan menggunakan 2 Unit Sepeda Motor dan 1 Unit Ambulance, bergeser dari Kota Mulia menuju Distrik Sinak, Kabupaten Puncak.
“Saat Tim PMI tiba di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, dengan sigap bergerak menuju Pos TNI Pintu Jawa dan segera mengevakuasi 2 jenazah korban. Setelahnya Tim PMI yang mengevakuasi korban, bergeser dari Distrik Sinak, Kabupaten Puncak menuju Kota Mulia,” kata Kapolres Puncak Jaya, AKBP Kuswara, seperti dirilis humas.polri.go.id.
Lebih lanjut dIa menjelaskan bahwa setelah tiba di RSUD Mulia, jenazah korban menjalani pengecekan luka-luka.
Kapoleres menjelaskan dua korban merupakan warga Sipil, yang setiap hari bekerja sebagai tukang ojek di Kota Mulia, Puncak Jaya.
“Mereka menjadi korban penembakan oleh kelompok OTK di Kampung Weni, Distrik Mageabume, Kabupaten Puncak, Kamis tanggal 21 November 2024,” kata Kapolres. (HS-08)