in

Peningkatan Akses Sanitasi di Jawa Tengah: Dukungan untuk Program Jambanisasi oleh Calon Gubernur

Calon Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi saat meninjau pembangunan jamban gratis di Kampung Tambaklorok, Kota Semarang, Jumat (15/11/2024).

 

HALO SEMARANG – Akses terhadap sanitasi layak di Provinsi Jawa Tengah terus menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), persentase rumah tangga yang memiliki akses sanitasi layak pada tahun 2023 mencapai 85,20%, meningkat dari 84,37% pada tahun sebelumnya.

Kenaikan yang signifikan terlihat di daerah perdesaan, di mana angka akses sanitasi layak meningkat dari 84,79% pada 2022 menjadi 86,49% pada 2023. Sementara itu, akses sanitasi di perkotaan tetap stabil di angka 84,04%. Meskipun kemajuan ini patut diapresiasi, tantangan untuk memastikan akses sanitasi dasar merata di seluruh wilayah Jawa Tengah masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

Isu sanitasi juga menjadi perhatian utama pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah nomor urut 2, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen. Mereka mendapat dukungan penuh dari relawan Garuda Nusantara 08 Indonesia Emas, yang fokus pada pemenuhan sanitasi dasar.

Ketua Garuda Nusantara 08, Agus Suryo Winarto, menjelaskan bahwa program jambanisasi yang telah dijalankannya sejak 2014 sejalan dengan visi Luthfi-Yasin. “Kami mendukung pasangan ini karena mereka sepakat menjadikan pemenuhan sanitasi dasar sebagai prioritas pembangunan,” ujarnya saat mendampingi Luthfi meninjau pembangunan jamban gratis di Kampung Tambaklorok, Kota Semarang, pada Jumat (15/11/2024).

Agus menekankan bahwa pemenuhan akses sanitasi dasar bukan hanya kebutuhan lokal, tetapi juga merupakan bagian dari tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Salah satu poin utama dalam SDGs adalah memastikan masyarakat memiliki akses terhadap air bersih dan sanitasi layak. “Sanitasi yang layak menjadi fondasi penting untuk mendukung program kesehatan masyarakat, termasuk penanganan stunting dan penyediaan makanan bergizi,” tegas Agus.

Sebagai langkah awal, di Kampung Tambaklorok, relawan telah berhasil membangun jamban gratis untuk 21 rumah tangga. Agus berharap Luthfi-Yasin dapat memperluas program ini ke seluruh Jawa Tengah. “Kami akan terus mengampanyekan hal ini, baik kepada pemerintah pusat, provinsi, maupun daerah, agar akses sanitasi layak dapat terpenuhi untuk seluruh masyarakat Jawa Tengah,” tambahnya.

Dengan dukungan dan komitmen yang kuat, perjuangan untuk meningkatkan akses sanitasi di Jawa Tengah diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi kesehatan masyarakat dan kualitas hidup warga.(HS)

1.876 Pemilih di Kendal Terancam Tak Bisa Gunakan Hak Pilih

Pemkab Cilacap Gelar Pelatihan Kader Pembangunan Manusia, Upayakan Penurunan Angka Stunting