in

Peringatan Harganas dan HAN di GBK Klaten Meriah

 

HALO KLATEN – Lebih kurang 1.785 orang mengikuti peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 dan Hari Anak Nasional (HAN) ke-40 di Grha Bung Karno (GBK) Klaten, Kamis (25/07/2024).

Acara yang diselenggarakan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dissosp3appkb) Pemerintah Kabupaten Klaten itu berlangsung meriah.

Turut hadir Wakil Bupati Klaten, Forkopimda, BKKBN Provinsi Jateng, Dissosp3appkb Provinsi Jateng, UNICEF wilayah Jawa, Kepala OPD, Ketua TP PKK Klaten, Camat, Kepala Desa, Penyuluh KB, Forum Duta Genre, Forankla, dan tamu undangan.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Klaten, Yoga Hardaya mengukuhkan pengurus Forum Anak Klaten (Forankla) dengan ditandai dengan pemasangan rompi.

Wakil Bupati Klaten bersama Kepala Dissosp3akppkb Klaten juga menyerahkan penghargaan kepada pemerintah desa, kecamatan, dan OPD Layak Anak di Kabupaten Klaten.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Klaten, Yoga Hardaya menyampaikan peringatan Harganas dan HAN menjadi momentum, untuk membuka nurani keluarga dan masyarakat, agar memberikan perhatian terhadap anggota keluarga.

Menurut dia, keluarga merupakan tempat untuk membesarkan anak, membentuk norma maupun tingkah laku serta membentuk karakter anak sejak dini dari segi agama, sosial budaya dan pendidikan dengan cara menciptakan keluarga yang bahagia dan sejahtera.

“Keluarga juga mampu menjadi ruang edukasi, sekaligus pengawasan mulai dari hidup sehat dan pemberian asupan makanan yang dibutuhkan,” kata Yoga, seperti dirilis klatenkab.go.id.

Yoga juga mengajak untuk menjadikan peringatan Harganas ke 31 untuk memperkuat rasa kebersamaan antara keluarga dan sesama warga masyarakat melalui peran nyata dalam berbagai aktivitas.

“Dalam rangka membangun keluarga bebas stunting untuk menciptakan generasi emas,” jelas Yoga.

Sementara, Kepala Dissosp3appkb Kabupaten Klaten, Puspo Enggar Hastuti menyampaikan acara peringatan Harganas ke-31 dan HAN ke 40 adalah untuk meningkatkan komitmen pemerintah, masyarakat, akademisi, swasta, bisnis, dan media dalam upaya mewujudkan kesejahteraan rakyat.

Selain itu agar cita-cita program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana (Bangga Kencana) serta program percepatan penurunan stunting dapat tercapai.

“HAN ini diperingati sebagai momen, untuk membangkitkan kepedulian dan partisipasi seluruh masyarakat Indonesia dalam pemenuhan hak anak,” ujarnya.

Puspo memaparkan dalam peringatan Harganas ke 31 dan HAN ke 40 diikuti sejumlah 1.785 orang.

Acara dengan mengangkat tema “Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas” dan HAN ke 40 bertemakan “Anak Terlindungi, Indonesia Maju” ini, ditutup dengan penampilan hiburan tarian dari anak-anak.

Dilaksanakan pula pembagian doorprize serta pemberian pertanyaan kepada tamu undangan yang hadir di Grha Bung Karno. (HS-08)

Bupati Boyolali Minta ASN Tingkatkan Integritas

UNICEF Apresiasi Program Gizi Anak Pemkab Klaten