in

Kaligondang Purbalingga Berhasil Turunkan Stunting Hingga Satu Digit

Acara Germas di Lapangan Desa Kembaran Wetan, Kecamatan Kaligondang, Sabtu (13/7/2024). (Foto : purbalinggakab.go.id)

 

HALO PURBALINGGA – Angka stunting di Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, saat ini sudah mencapai 7 %. Di wilayah itu terdapat 4.132 balita dengan angka stunting 283 anak.

Hal tersebut disampaikan oleh Maksum, Kepala Puskesmas Kalikajar, yang didampingi Kepala Puskesmas Kaligondang, Supriyadi, dalam acara Germas di Lapangan Desa Kembaran Wetan, Kecamatan Kaligondang, Sabtu (13/7/2024).

Untuk dikerahui, dalam penjelasan yang dirilis purbalinggakab.go.id, Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, menargetkan angka stunting tahun ini dapat turun hingga di bawah 10 persen.

Angka ini jauh dari rata-rata target prevalensi yang ditetapkan Nasional, yakni di angka 14 persen.

Sementara itu mengawali acara Germas yang dirangkai dengan ruwat bumi, Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, menyantap buah bersama.

Hal tersebut dilakukan sesuai kampanye masyarakat hidup sehat.

Dia berharap dengan adanya acara di Desa Kembaran Wetan ini masyarakat akan semakin guyub rukun dan sadar akan pentingnya hidup sehat.

“Mudah-mudahan pagelaran wayang kulit semalam suntuk tidak hanya memberikan tontonan tapi juga tuntunan bagi masyarakat Desa Kembaran Wetan,” pesannya.

Selain itu, dalam acara Germas ini Bupati, Wakil Bupati dan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Purbalingga juga menyerahkan piagam penghargaan kepada para kader kesehatan. Penghargaan juga diberikan kepada perwakilan desa-desa di wilayah Kecamatan Kaligondang yang melaksanakan percepatan penurunan stunting.

Sementara itu, perwakilan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purbalingga Widyo Wibowo, turut mengimbau masyarakat yang menghadiri acara Germas, agar menggunakan hak suaranya pada Pemilihan Umum Kepala Daerah.

Dia juga mengingatkan kepada warga untuk melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit).

“Kami mohon untuk tanggal 27 November yang akan datang jangan Golput,” kata dia. (HS-08)

Peringati Hari Anak Nasional, Dinsos Boyolali Gelar Jambore Anak Yatim

Mengenal Pengembang Sapphire Griya, Berpengalaman Lebih dari 15 Tahun Hadirkan 10 Ribu Unit Rumah