HALO BISNIS – Wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah mulai Kabupaten Brebes hingga Pekalongan memiliki daya tarik tersendiri bagi pertumbuhan sektor bisnis properti. Hal itu tidak terlepas dari kemudahan akses dan ekonomi yang tumbuh di kawasan tersebut.
Tersambungnya askes jalan tol telah memberi banyak kemudahan, sekaligus adanya fenomena perpindahan industri besar ke Jawa Tengah. Sejumlah kabupaten menjadi sasaran oleh sektor industri yang juga turut mendorong kebutuhan properti.
Sapphire Griya sebagai pengembang yang sudah establish dengan pengalaman lebih dari 15 tahun, telah menorehkan proyek kebanggaan bagi masyarakat sekitar Pantura. Bahkan setiap kali hadir hunian Sapphire Griya selalu mendapat respon positif.
Pengembang yang sudah memperoleh sederet penghargaan ini, kini terus melangkah menyediakan hunian dengan konsep kawasan terbaik untuk masyarakat Pantura.
Sejumlah penghargaan yang diraih di antaranya Developer Gathering Consumer Loans Tahun 2024 dari Bank Mandiri. Ada pula penghargaan Developer Award Tahun 2022 oleh Bank BTN, dan penghargaan Wajib Pajak dengan Kontribusi Pajak Daerah Terbesar, Jenis Pajak Bumi Dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan oleh BAKEUDA Tegal.
Menurut Direktur Saphire Griya, Mubarak menjelaskan, memiliki rumah adalah impian banyak orang, termasuk kalangan produktif dari generasi milenial. Sayangnya, sebagian besar milenial di Indonesia belum mampu mewujudkan mimpi untuk punya rumah sendiri.
Data PUPR mengungkap, sekitar 31 persen kaum milenial Indonesia atau setara 81 juta jiwa masih belum memiliki rumah. Disebutkan, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan milenial sulit dalam memiliki hunian.
Ada yang belum siap secara finansial, pengeluaran konsumsinya yang terlalu tinggi, kenaikan harga hunian yang tidak sejalan dengan kenaikan gaji, sampai minimnya pengetahuan tentang hunian.
Menurutnya, membeli rumah seperti di Kabupaten Tegal dan Slawi, Jawa Tengah bisa menjadi pilihan yang menarik. Slawi memiliki berbagai keunggulan, seperti biaya hidup yang relatif terjangkau, suasana yang tenang, serta akses yang cukup baik ke berbagai fasilitas umum.
Mubarak juga mengatakan, memiliki anggaran yang jelas sebelum mulai mencari rumah adalah hal yang sangat penting karena akan membantu mempersempit pilihan dan menghindari pembelian di luar kemampuan finansial.
Mubarak menjelaskan yang paling utama yakni membeli perumahan justru pada saat awal project. Dengan membeli di awal maka konsumen masih bisa mendapatkan leverage dari kenaikan investasi.
“Pilih lokasi yang strategis dan sesuai dengan kebutuhan, dan pertimbangkan juga akses ke fasilitas umum seperti pasar, sekolah, rumah sakit, dan transportasi umum. Di Saphire Griya bisa memudahkan untuk menemukan rumah yang sesuai dan memiliki banyak pilihan rumah,” katanya.

Sementara, Direktur Marketing Saphire Griya, Slamet Supriyatno menjelaskan, dalam hal niat membeli rumah seperti di perumahan, konsumen juga perlu mengecek legalitasnya.
“Pastikan rumah yang akan dibeli memiliki dokumen legal yang lengkap dan tidak bermasalah. Periksa sertifikat tanah, izin mendirikan bangunan (IMB), dan surat-surat lain yang diperlukan,” terangnya.
Sapphire Griya sebagai pengembang yang sudah establish tentu tidak ada lagi isu terkait legalitas. Sebab setiap unit yang dijual, legalitas sudah 100 persen. IMB sudah pecah 100 persen, sertifikat pecah per bidang 100 persen dan SHGB juga bisa langsung ditingkatkan menjadi SHM.
“Properti itu bisnis legalitas, dan perbankan pasti membutuhkan kepastian, dan Sapphire selalu menjaga kepastian dengan legalitas yang terpenuhi sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.
Slamet juga mengatakan, sebelum memutuskan membeli, lakukan survey langsung ke lokasi rumah. Perhatikan kondisi fisik rumah, lingkungan sekitar, serta fasilitas yang ada.
“Di perumahan Saphire segala yang berkaitan dengan legalitas hal yang sangat, hal itu dibuktikan dengan telah dibangun 10.000 unit rumah berbagai type sejak tahun 2007,” katanya.(HS)
Proyek Sapphire Griya di Pantura yakni sebagai berikut:
Sapphire Mediterania Adiwerna Tegal
Lokasi : Jl Raya Singkil Kaliwadas, Kecamatan Adiwerna , Kabupaten Tegal, Hadir dengan Type 50/84 m2 harga : Rp 500 jutaan
Sapphire Residence Tegal Tahap 5
Lokasi : JL Siklepuh, Mejasem Kecamatan Pacul, Kabupaten Tegal.
Type 38/77 m2 harga : Rp 300 jutaan
Type 38/84 m2 Harga : Rp 300 jutaan
Type 38/ 126 m2 Harga : Rp 500 jutaan
Type 47/104 m2 harga : Rp 500 jutaan
Type 67/112 m2 harga : Rp 600 jutaan
Type 69/112 m2 Harga : Rp 600 jutaan
Sapphire Madani Tegal
Lokasi : Jalan Pendidikan, Pesurungan Lor, Margadana, Kota Tegal.
Type 40/91 m2 Harga : Rp 500 jutaan
Type 54/112 m2 harga : Rp 600 jutaan
Type 69/135 m2 Harga : Rp 800 jutaan
Type 90/184 m2 Harga : Rp 900 jutaan
Sapphire Townhouse Slawi
Jalan Dr Soetomo, Kalisapu Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal.
Type 40/96 m2 Harga : Rp 400 jutaan
Type 50/105m2 Harga : Rp 500 Jutaan
Type 60/112m2 Harga : Rp 600 jutaan
Type 69/140 m2 Harga : Rp 700 jutaan
Sapphire Aesthetic Slawi
Jalan Merapi, Dukuhwringin, Kecamatan Slawi , Kabupaten Tegal.
Type 38/84 m2 Harga : Rp 400 Jutaan
Type 55/96 m2 Harga : Rp 500 jutaan
Samara Penusupan
Lokasi : Jalan Lingkar Slawi, Kecamatan Penusupan , Kabupaten Tegal.
Type 38/66 m2 Harga : Rp 200 jutaan
Type 40/77 m2 harga : Rp 300 jutaan
Sapphire Aesthetic Brebes
Lokasi : Jalan Taman Siswa Klapa Sawit, Pada Sugih, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes.
Type 45 /96 m2 Harga : Rp 400 jutaan
Type 55/108 m2 Harga : Rp 5p0 jutaan
Ruko Type 69/80 m2 Harga: Rp 600 jutaan
Sapphire Aesthetih Pemalang
Lokasi : Jl. Kolonel Sugiono No.151, Taman 2, Taman, Kec. Taman, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah 52361
Type 55/ 105 Harga : Rp 500 jutaan
Type 55 / 150 harga : Rp 700 jutaan
Sapphire Residence Kajen
Lokasi : Jalan Lintas Gejlig, Kebun Dan Sawah, Gejlig, Kec. Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah 51161
Ruko Type 125/75 Harga : Rp 700 Jutaan
Type 38/90 harga : Rp 300 Jutaan
Type 52/81 Harga : Rp 400 jutaan
Type 30/81 Harga : Rp 200 jutaan.(HS)