in

Bupati Demak Sebut Rumah Apung Solusi Untuk Daerah Rob

 

HALO DEMAK – Bupati Demak Eisti’anah mengatakan rumah apung merupakan salah satu inovasi, menjadikan Kabupaten Demak menuju kota pintar atau smart city.

Hal itu lantaran program ini, akan menjawab permasalahan rob di daerah pesisir di wilayah itu.

Hal itu disampaikan Bupati Demak Eisti’anah, setelah Evaluasi Smart City Tahap 1, baru-baru ini di Gedung Ghradika Bina Praja.

”Rob tidak berpengaruh pada penilaian smart city. Yang jadi penilaian adalah inovasi dalam merespon permasalah yang ada,” kata Eisti, seperti dirilis demakkab.go.id,

Kendati demikian, dia mengakui program rumah apung ini belum bisa disebut sempurna.

Meskipun banyak masyarakat yang berminat, tetapi alokasi anggaran yang disediakan pemerintah masih kecil, yakni 50 juta per unit.

”Kami hanya bisa menganggarakan  50 juta, padahal kebutuhan pembangunan Rp 100 juta. Kami sudah minta OPD terkait untuk menghitung ulang,” ujar Eisti.

Menurut Eisti, program rumah apung ini nantinya bukan hanya untuk tempat tinggal, namun bisa menjadi daya tarik wisata.

”Kedepannya jika semua sudah bisa terbangun (rumah apung) bisa menjadi destinasi wisata baru di Kabupaten Demak,” jelasnya.

Hingga saat ini, lanjut Eisti. Program rumah apung ini masih terus diteliti. Pihaknya juga menjalin kerja sama dengan Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang.

”Jika berhasil rumah apung bisa bertahan 20-25 tahun,” kata dia. (HS-08)

Tiga Lokasi Praktik Judi Online Beromzet Miliaran Rupiah di Purwokerto Dibongkar, 11 Orang Diamankan

Pj Bupati Kudus Tekankan Terus Benahi Transportasi