HALO KENDAL – Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kabupaten Kendal melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan mencatat sementara hingga Selasa (18/6) pukul 13.30, ada 3.244 hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha tahun 2024 ini. Hewan kurban tersebut tersebar di 308 titik pemotongan hewan kurban di Kabupaten Kendal.
Kepala Dispertan Kendal, Pandu Rapriat Rogojati mengatakan, untuk sementara dari jumlah hewan kurban tersebut ditemukan 90 ekor sapi yang terinfeksi cacing hati.
“Untuk cacing hati ditemukan pada hewan kurban jenis sapi. Dari hasil pemeriksaan kemarin ditemukan 58 ekor yang terinfeksi cacing hati, kemudian sementara hari ini, dari laporan ditemukan lagi 32 ekor yang terinfeksi,” bebernya, Selasa (18/6/2024).
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Dispertan Kendal, Puji Yuwono memaparkan, data sementara pemotongan hewan kurban tahun ini di Kendal, terdiri dari domba jantan 346 ekor, domba betina 6, kambing jantan 1.904, kambing betina 27, sapi jantan 830, sapi betina 129, dan kerbau jantan dua ekor.
Dijelaskan, dari 3.244 hewan kurban di Kendal tidak ditemukan kasus PMK (Penyakit Mulut dan Kaki) maupun LSD (Lumpy Skin Disease). Hanya sementara ditemukan 90 kasus cacing hati.
“Untuk sementara, dari hasil pemeriksaan ditemukan 90 kasus cacing hati atau fasciola hepatica. Itu data rekap masih sementara, karena perekapan masih berjalan,” ujarnya.
Puji kembali membeberkan, untuk kasus cacing hati sementara yang ditemukan, yaitu masing-masing di Kecamatan Limbangan 1 kasus, Cepiring 2, Brangsong 2, Gemuh 3, Kangkung 3, Pageruyung 3, Weleri 4, Rowosari 4, Boja 6, Plantungan 6, Patebon 7, Sukorejo 11, Kendal 12 dan Kecamatan Patean 26 kasus.
Dari sejumlah kasus cacing hati yang ditemukan tersebut, pihaknya merekomendasikan untuk bagian hati yang terinfeksi cacing hati supaya dimusnahkan. Sedangkan untuk dagingnya masih laik untuk dikomsumsi. (HS-06)