in

Dukung Program Pelatihan, 29 Cabor Terima Nutrisi dan Vitamin dari KONI Kendal

Pemberian nutrisi dan vitamin dari KONI kepada para cabor di kantor KONI Kendal, Kompleks Stadion Utama Kendal, Jumat (31/5/2024).

HALO KENDAL – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kendal memberikan nutrisi dan vitamin kepada 29 cabang olahraga (csbor) yang mengikuti pemusatan latihan kabupaten (puslatkab). Penyaluran dilaksanakan di kantor KONI, Kompleks Stadion Utama Kendal, Jumat (31/5/2024).

Wakil Ketua Umum KONI IV Bidang Kesehatan, dr Turidin didampingi Sekretaris Umum, S Wahyu Widayanto mengatakan, pemberian nutrisi dan vitamin adalah dalam rangka mendukung program pelatihan atlet supaya lebih maksimal.

“Pemberian nutrisi dan vitamin untuk mendukung kapasitas fisik atlet yang mengikuti Puslatkab dalam kurun waktu lima bulan. Sebab, KONI tidak hanya meminta atlet berlatih dan berprestasi saja, tapi juga memberikan asupan agar fisik atlet terjaga dan selalu prima,” ujarnya.

Turidin memaparkan komposisi dan fungsi vitamin, terdiri dari neurobion, dengan komposisi vitamin B1, vitamin B6 dan vitamin B16. Fungsi vitamin adalah untuk memperbaiki kerusakan sel saraf.

Selanjutnya kekuatan immbost dengan komposisi echinacea purpurea 25 miligram, black eldeberry fruit dry extrea 400 miligram, dan znpikalinat 10 miligram. Tujuannya meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan daya tahan tubuh.

“Kemudian untuk tulang konilife dengan komposisi kalsium alga 250 miligram, magnesium 22,5 miligram, zink 25 miligram, dan vitamin D3 50 miligram. Tujuannya membantu proses pembentukan tulang. Serta biopradin dengan multivitamin lengkap,” beber Turidin.

Adapun 29 cabang olahraga yang mendapat nutrisi dan vitamin, tarung derajat, berkuda, anggar, angkat besi, angkat berat, wushu, sepak takraw, atletik, jiujitsu, bridge, hockey, hapkido, kickboxing, taekwondo, gulat, dance sport, sambo, senam lantai, squash, arung jeram, kempo, muaythai, pencak silat, balap sepeda, basket, panahan, voli pasir, e-sport dan tinju.

Terpisah, Ketua Umum KONI, Subur Isnadi mengatakan, selain pemberian nutrisi dan vitamin, pihaknya rutin melakukan evaluasi kepada semua atlet yang mengikuti puslatkab. Evaluasi dilakukan dengan pengukuran kapasitas fisik atlet yang dilaksanakan setiap sebulan sekali.

“Pengukuran sebagai upaya untuk mengetahui apakah secara personal ada peningkatan atau justru penurunan fisik atlet. Kita menyadari setiap cabang olahraga ada standar fisiknya, sehingga jika standar itu sudah terpenuhi, kami optimis target akan tercapai,” ujarnya. (HS-06)

 

Begal di Meteseh Semarang, Tiga Orang Alami Luka Bacok dan Motor Raib

Bupati Semarang Dukung Gerakan Antiperundungan di Sekolah