HALO SPORT – Islam Makhachev berpotensi menjadi juara jika naik ke kelas welter Ultimate Fighting Championship (UFC).
Prediksi itu dikemukakan petarung divisi welter UFC, Kevin Holland.
Makhachev, pemegang sabuk kampiun kelas ringan UFC, akan menghadapi Dustin Poirier pada Minggu (2/6/2024) pagi WIB.
Menurut Holland (31), Makhachev bakal mampu menaklukkan divisinya.
Dia juga menyebut petarung asal Dagestan, Rusia itu adalah sosok lawan yang menakutkan.
Seandainya Khabib Nurmagomedov tak pensiun, lanjut Holland, rekan seperguruan Makhachev itu juga bisa menjadi jawara kelas welter.
Ketika meninggalkan oktagon, Khabib merupakan raja divisi ringan yang tak terkalahkan.
’’Saya rasa Islam sedikit lebih menakutkan untuk dihadapi. Lihatlah penampilannya saat memukul KO Alexander Volkanovski,’’ tutur Kevin seperti dilansir dari BJPen.
Jagoan berkebangsaan Amerika Serikat (AS) ini juga menyoroti kemampuan gulat Islam dan Khabib yang menjadi keunggulan mereka.
Kemampuan gulat itu bahkan bisa membuat petarung kelas berat UFC kerepotan.
’’Saat mereka memutuskan untuk menjatuhkan Anda, mereka akan menjatuhkan Anda. Mereka gigih, bekerja keras, dan sangat baik dalam apa yang mereka lakukan,’’ jelas Kevin.
Holland mengakui sangat buruk dalam gulat sehingga dia tak ingin ada masalah dengan Makhachev.
’’Saya tahu bagaimana cara bertarung,’’ tegasnya.
Trailblazer, julukan Holland, saat ini menempati peringkat ke-15 di divisi welter.
Dia menguasai jiu-jitsu Brasil dan kung fu.
Rekornya di ajang mixed martial arts (MMA) profesional adalah 25 kali menang, 11 kali kalah, dan 1 kali no contest. (HS-06)