HALO KENDAL – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kendal menyalurkan ratusan bibit tanaman produktif bagi warga di Desa Damarjati, Kecamatan Sukorejo, Rabu (8/5/2024).
Penyaluran bibit tanaman tersebut bertujuan untuk melestarikan lingkungan hidup, dalam rangka upaya penanganan lahan kritis di Kabupaten Kendal.
“Dengan penghijauan dalam rangka penanganan lahan kritis, diharapkan depat mencegah terjadinya bencana alam seperti tanah longsor dan banjir. Jadi saya minta kepada warga di Desa Damarjati Sukorejo ini supaya tanaman yang kita tanam ini bisa dirawat dengan sebaik-baiknya, dan jangan sampai ditebang, ambilah buahnya saja,” kata Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki, saat penyaluran bibit tanaman.
Wabup menyebut, di Desa Damarjati terdapat lima sumber air yang cukup bagus untuk menghidupi masyarakat setempat.
“Untuk itu saya mengajak seluruh lapisan masyarakat, untuk berperan aktif dalam melestarikan sumber air supaya tetap terlindungi, terawat dan terus mengalir. Sehingga bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari,” pesannya.
Harapan yang sama disampaikan Kepala Dinas Linkungan Hidup (DLH), Aris Irwanto, yang berharap kepada warga, supaya 230 bibit yang disalurkan dan setelah ditanam tidak dibiarkan begitu saja, melainkan terus dirawat sampai benar-benar kokoh dan menghasilkan.
“Bibit pohon yang disalurkan dipilih yang pohon produktif atau bernilai ekonomis. Seperi rambutan dan klengkeng. Jadi kami berharap bibit bisa dirawat dan buahnya bisa dijual untuk menambah pendapatan warga,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Aris, manfaat dari menanam pohon yakni untuk mencegah krisis air bersih yang masih terjadi di beberapa desa di wilayah Sukorejo, khususnya saat musim kemarau tiba.
“Krisis air di Kabupaten Kendal itu yang tertinggi adalah di wilayah Limbangan, kemudian Sukorejo juga termasuk. Artinya masih ada lahan krisis air dan beberapa desa yang kekurangan air bersih,” ungkapnya.
Aris juga berpesan kepada masyarakat, supaya ikut menjaga kelestarian alam dan lingkungan, sehingga bisa terhindar dari bencana alam.
“Jika kita terus menggunduli hutan-hutan, maka bahaya akan mengancam kita. Bisa terjadi tanah longsor, bisa terjadi banjir yang dapat menimbulkan korban jiwa,” imbuhnya.
Sementara Kepala Desa Damarjati, Lestari mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Kendal dan DLH, yang telah menyalurkan bantuan bibit tanaman produktif untuk desanya.
“Semoga bantuan tanaman bisa bermanfaat bagi warga kami. Saya juga mengajak masyarakat ikut membantu melestarikan lingkungan desa kita tercinta ini,” ungkapnya. (HS-06)