in

Inventarisasi Kesiapan Cabor Arung Jeram, Tim Panitia Persiapan Tuan Rumah Porprov di Kendal Bertemu Pengkab FAJI

Inventarisasi oleh Tim Panitia Persiapan Tuan Rumah Porprov di Kendal dengan Pengkab FAJI dan Hapkido di Boja, Rabu (1/5/2024).

HALO KENDAL – Tim Panitia Persiapan Tuan Rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026 Semarang Raya di Kabupaten Kendal melaksanakan inventarisasi kesiapan cabang olahraga (cabor) Arung Jeram.

Tim yang beranggotakan pengurus KONI Kendal tersebut, berkordinasi dengan jajaran Pengurus Kabupaten (Pengkab) Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) di River Walk Boja, Rabu (1/5/2024). Pada kesempatan itu juga hadir perwakilan Pengkab Hapkido Indonesia (HI) Kendal.

Joko Pranawa Adi selaku Panitia Persiapan Tuan Rumah Porprov Kendal mengatakan, tujuan tim hadir dan menemui para pengkab adalah untuk inventarisasi sebagai laporan untuk bahan bidding.

Menurutnya, untuk menjadi tuan rumah pada pelaksanaan Porprov, terdapat standar yang harus dipersiapkan. Baik dari sisi lokasi pertandingan maupun sarana prasarana pendukungnya.

“Jadi kehadiran kami di sini, untuk inventarisasi berbagai kebutuhan bahan bidding sebagai tuan rumah Porprov nanti. Mulai dari akomodasinya, venuenya sampai perlengkapan,” ujarnya.

Joko berharap kepada Pengkab, baik arum jeram maupun hapkido, untuk benar-benar memberikan laporan terkait dengan kondisi di lapangan.

“Ya meski untuk penentuan cabor apa yang akan digelar, dan siapa yang menjadi tuan rumah itu dari KONI Jateng, namun kita di daerah harus bisa memberikan rekomendasi, kesiapannya sebagai tuan rumah cabor tersebut secara detail, sehingga bidding kita disetujui dan di-acc KONI Jatenng,” jelasnya.

Sementara dari pengurus Pengkab FAJI Kendal, Tommy mengatakan, pihaknya mengajukan lokasi untuk arum jeram yairu Sungai Bodri yang berada di wilayah Kecamatan Singorojo. Dia mengaku sudah melakukan survei di lokasi, dan Sungai Bodri di Singorojo, yang dinilai laik standar untuk pertandingan arum jeram.

“Kita sudah melakukan survei di lapangan. Jadi grading arus Sungai Bodri bersifat relatif dan dapat bervariasi tergantung pada faktor-faktor seperti curah hujan, debit air, dan keadaan alam sekitar,” ujarnya.

Sementara dari Pengkab Hapkido, Nugroho mengatakan, untuk venue pertandingan, pihaknya merekomendasikan pelaksanaan di Balai Desa Tamanrejo, Limbangan dan di salah satu GOR milik perorangan yang juga di wilayah Limbangan.

“Itu dua tempat kami rekomendasikan untuk venue hapkido. Karena selain venuenya luas, kemudian untuk parkirnya juga luas. Sehingga bisa untuk jualan para pelaku UMKM juga,” ujarnya.(HS)

Buka Pendaftaran Bacabup dan Bacawabup, NasDem Kendal: Kami Tak Pungut Mahar Apapun

Solid karena Berkarakter dan Punya Keahlian