in

Persiapan Jadi Tuan Rumah Porprov Jateng 2026, KONI Kendal Mulai Rakor dengan Cabor

Rapat koordinasi KONI Kendal dengan pengurus cabang olahraga, dalam rangka persiapan tuan rumah Porprov Jateng 2026, di Kantor KONI Kendal, Kamis (25/4/2024)

HALO KENDAL – Dalam rangka persiapan penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026, dimana Kabupaten Kendal ditunjuk menjadi salah satu tuan rumah, KONI Kendal mulai menggelar rapat koordinasi dengan pengurus cabang olahraga (cabor).

Wakil Ketua Umum KONI Kendal Bidang Organisasi, Joko Pranawa Adi mengatakan, pihaknya mengundang secara bergantian pengurus cabor untuk mengetahui, sejauh mana kesiapan menghadapi Porprov Jateng 2026 mendatang.

“Kami akan mengundang seluruh pengurus cabang olahraga, untuk berkoordinasi kesiapan terkait rencana kita sebagai tuan rumah Porprov Jateng 2026. Salah satunya terkait persiapan akomodasi yang harus dipersiapkan dengan matang,” ujarnya, didampingi Sekretaris KONI Kendal, S Wahyu Widayanto, Kamis (25/4/2024).

Joko menjelaskan, dari arahan Ketua Umum KONI Kendal, untuk mempermudah terkait akomodasi nanti, pihaknya berharap cabor yang akan dipertandingkan di Kendal adalah cabor dengan atlet perorangan.

“Hari ini dan beberapa hari ke depan yang kita undang adalah pengurus dari cabang olahraga beladiri. Kalau hari ini ada cabor jiujitsu, tarung derajat dan hapkido. Selanjutnya akan kita undang cabor lain pada Selasa depan (30/4),” jelasnya.

Selain kesiapan akomodasi, lanjut Joko, KONI juga akan mempertanyakan kesiapan cabor, dalam mempersiapkan atletnya yang akan diproyeksikan untuk Porprov nanti. Karena sebagai tuan rumah atlet Kendal harus bisa berprestasi dengan meraih medali.

“Kami juga pertanyakan kesiapan atlet dari cabor-cabor, khususnya atlet yang sudah melakukan pemusatan latihan. Karena kami ingin atlet kami bisa berprestasi, dengan meraih medali di ajang Porprov Jateng 2026 nanti,” lanjutnya.

Joko menyebut, ada beberapa yang harus dipersiapkan tuan rumah Porprov. Selain akomodasi, baik untuk wasit, panitia, atlet dan official, pihaknya juga harus mempersiapkan terkait SK, sekretariat dan manajemen cabor, kemudian dukungan dari provinsi, serta lahan parkir, lahan untuk para UMKM, dan juga musala.

Sementara untuk kesiapan venue pertandingan, yang harus diperhatikan, diantaranya pencahayaan, perlengkapan, tempat panitia, area pemanasan, tempat duduk penonton, papan skor, sistem suara, dan rumah sakit rujukan.

“Adapun untuk ruang, ada ruang untuk wasit, ruang panitia, ruang ganti pemain, ruang kesehatan. Kemudian kamar mandi untuk wasit, panitia dan pemain, juga ruang kesehatan, dan ruang untuk para awak media,” beber Joko. (HS-06)

 

Sekda Jateng Ajak Perempuan Melek Teknologi Digital

Perkosa Rekan Kerjannya yang Sedang Tidur, Tukang Bakso di Semarang Diamankan Polisi