HALO SPORT – Rekor belum terkalahan Khamzat Chimaev akan mendapat ancaman serius dari Robert Whittaker.
Si Malaikat Maut, julukan Whittaker, bakal dipertemukan dengan Chimaev di Arab Saudi, 22 Juni mendatang.
Si Serigala, julukan Chimaev, diboyong untuk tampil sebagai duel utama.
Petarung berdarah Chechnya itu punya rekor sempurna, 13-0.
Pemenang duel Khamzat versus Robert dijanjikan Bos UFC Dana White maju sebagai penantang gelar kelas menengah berikutnya.
Saat ini sabuk juara divisi menengah UFC dikuasai Dricus du Plessis.
Menurut jagoan mixed martial arts (MMA) asal Rusia, Adam Bogatyrev, Si Malaikat Maut memiliki keunggulan dalam pengalaman dan daya tahan.
’’Pengalaman segudang dan daya tahan Whittaker bisa jadi pembeda,’’ kata Bogatyrev seperti dilansir dari Sport-Express.
Dalam duel selama lima ronde, lanjut dia, dibutuhkan cara menaksir kekuatan dan di situlah kelebihan Whittaker.
Sementara petarung UFC, Irina Alekseeva, lebih menjagokan Khamzat.
Irina menuturkan Si Malaikat Maut akan sangat berbahaya jika berlaga pada jarak dekat.
Jagoan berkebangsaan Australia itu lebih mematikan kalau bermain di atas.
Namun, Chimaev juga sangat cerdik dan siap melakukan bantingan setiap mendapat kesempatan.
’’Terus terang, saya mendukung Khamzat,’’ tandasnya.
Kalau Chimaev belum terkalahkan, maka rekor Whittaker adalah 25 kali menang dan 7 kali kalah. (HS-06)