in

Penderitaan Yamaha di Sirkuit Favorit

HALO SPORT – Motor Yamaha M1 gagal menunjukkan tajinya pada MotoGP Qatar di Sirkuit Lusail, Senin (11/3/2024) dini hari WIB.

Dua pembalap Yamaha, Fabio Quartararo dan Alex Rins, harus menerima kenyataan pahit.

Quartararo, juara dunia MotoGP 2021, finis di urutan ke-11 dan Rins (posisi ke-16).

Seharusnya Sirkuit Lusail adalah trek yang menjadi salah satu kesukaan pabrikan asal Iwata, Jepang itu.

Riwayat kesuksesan para pendahulu mereka seperti Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, Maverick Vinales, hingga Quartararo sudah terbukti.

Fabio, yang juara di Lusail pada 2021, dibuat merana oleh sirkuit favorit Yamaha.

Pabrikan Garpu Tala hanya bisa menyaksikan Ducati dan KTM bersaing di barisan depan.

’’Kami benar-benar harus bekerja keras karena jarak kami masih sangat, sangat jauh,’’ tutur Quartararo seperti dilansir dari Paddock GP.

Yamaha masih terkendala pada masalah serupa yang masih belum diketahui solusinya.

Lambat dan grip ban rendah terus-terusan jadi problem mereka di saat Ducari, KTM, dan Aprilia telah melesat ke depan.

’’Kami tertinggal amat jauh dari motor terdepan, jadi masih banyak pekerjaan yang harus kami lakukan,’’ jelas El Diablo (Si Iblis), julukan Quartararo.

Rins juga tak menyangka M1 gagal tampil kompetitif.

Mimpi buruk Yamaha akan terus bertahan hingga beberapa pekan ke depan, termasuk pada seri terdekat MotoGP Portimao 2024.

Seri di Sirkuit Algarve, Portugal itu akan bergulir 22-24 April mendatang. (HS-06)

Masih Masuk Daftar Petarung Elite

Kian Konsisten, Endo Jadi Kebanggaan Asia