HALO KENDAL – Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah, Brigjen Pol Agus Rohmat beserta Ketua DWP BNN Jawa Tengah, Ani Agus Rohmat melaksanakan serangkaian acara dalam kunjungan kerja di Kabupaten Kendal, Selasa (28/2/2024).
Saat bersilaturahmi dengan Bupati Kendal, Dico M Ganinduto bersama Ketua TP PKK Kendal, Wynne Frederica, perwakilan Forkopimda dan jajaran Kepala OPD di lingkungan Pemkab Kendal, serta perwakilan dari perguruan tinggi di Kendal, Kepala BNNP Jawa Tengah dalam sambutannya sempat mengungkapkan, saat berkunjung ke Kendal, dirinya merasa seperti sedang bernostalgia.
“Ya saya dulu pada tahun 2010, ditunjuk sebagai Kapolres Kendal. Nah ini saya seperti sedang bernostalgia ketika datang di Kabupaten. Dan saya lihat sudah banyak perubahan dan kemajuan yang dicapai,” ungkap Brigjen Pol Agus Rohmat, diiringi tepuk tangan dari undangan yang hadir.
Ia mengatakan, saat ini peredaran narkotika telah sampai di tingkat kabupaten/kota, bahkan menyasar ke perdesaan. Dan di Jawa Tengah, salah satunya di Kendal, pengungkapan kasusnya mengalami peningkatan.
“Artinya di sini telah terjadi peningkatan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Oleh karena itu, kami hadir di Kendal ini, mengajak Bapak Bupati beserta Forkopimda dan stakeholders lainnya, untuk meningkatkan kewaspadaan, sekaligus melakukan upaya-upaya yang nyata, yaitu melakukan pencegahan dan pemberantasan narkotika,” ujarnya.
Karena menurut Brigjen Pol Agus Rohmat, pencegahan dan pemberantasan narkotika tidak bisa hanya dilakukan BNN dan Kepolisian saja, tanpa dibantu seluruh stakeholder terkait, termasuk masyarakat sendiri.
“Oleh karena itu kami imbau kepada masyarakat, bagi yang mengetahui peredaran atau penyalahgunaan narkotika, untuk segera memberikan informasi kepada BNN Kabupaten Kendal maupun Kepolisian. Sedangkan bagi yang keluarganya kedapatan menjadi pecandu atau pemakai, maka saya imbau untuk segera melakukan rehabilitasi secara gratis di BNN Kabupaten Kendal maupun BNN Provinsi Jawa Tengah,” harapnya.
Pada kesempatan itu Brigjen Pol Agus Rohmat mengapresiasi gerakan yang dicanangkan BNNK Kendal yang bersinergi dengan Pemkab Kendal, dalam mensosialisasikan pencegahan dan pemberantasan narkotika melalui program Bersinar (bersih narkoba).
Menurutnya, sosialisasi yang dilakukan dari BNNK, Kepolisian dan Pemkab Kendal sudah berjalan dengan baik. Namun tentu banyak faktor yang mempengaruhi. Oleh karena itu perlu dilakukan analisa bersama dan dipetakan kenapa terjadi peningkatan.
“Ya kalau dari BNNK Kendal ada program Desa Bersinar dan Sekolah Bersinar, kemudian kalau dari Polda Jateng ada Kampung Tangguh Narkoba. Tentunya dengan program ini, diharapkan peredaran narkotika di Kabupaten Kendal bisa dicegah bahkan diberantas,” tandas Kepala BNNP Jawa Tengah.
Sebelumnya, Kepala BNN Kabupaten Kendal, Anna Setiyawati melaporkan, agenda Kepala BNNP Jawa Tengah di Kendal dimulai dengan mengunjungi Kantor BNN Kabupaten Kendal, kemudian menuju Paringgitan Setda Kendal, selanjutnya bertemu dengan pelaku usaha pariwisata di Kendal, dan kunjungan terakhir di Universitas Muhammadiyah Kendal Batang (UMKABA).
Dalam pertemuan di Paringgitan, Ketua BNNP Jawa Tengah juga menandatangani sejumlah MoU, diantaranya dengan Pemkab Kendal, Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu (Polifurneka), UMKABA, Politeknik Kesehatan (Poltekes) Kemenkes Semarang, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Kendal, Sekolah Tinggi Islam Kendal (STIK) dan Universitas Selamat Sri (Uniss).
Penandatangan MoU dengan Pemkab Kendal yaitu, dengan Dinas Perhubungan terkait dengan Pelabuhan Kendal, yang bisa menjadi gerbang masuknya barang-barang narkotika dari jalur laut.
“Kemudian kerja sama dengan RSUD dr H Soewondo Kendal, terkait dengan Klinik Asoka, sebagai klinik institusi wajib lapor. Jadi sudah ada dua klinik rehabilitasi di Kendal, yaitu Klinik Bina Waras milik BNNK dan Klinik Asoka di RSUD,” beber Anna.
Dirinya juga menjelaskan, dalam pertemuan dengan pelaku usaha pariwisata di salah satu resto, Kepala BNNP Jawa Tengah menjadi narasumber workshop terkait dengan pencegahan narkotika pada sektor pariwisata di Kendal.
“Sedangkan dalam kunjungan di Kampus UMKABA, Kepala BNNP Jawa Tengah menyaksikan deklarasi mahasiswa Kampus UMKABA Bersinar atau bersih narkoba sekaligus memberikan kuliah umum kepada para mahasiswa,” jelas Anna. (HS-06).