HALO KENDAL – Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kendal mengundang penggagas Kendal Heli Adventure beserta tim untuk membahas terkait rencana launching, di aula dinas setempat, Rabu (7/2/2024).
Dalam pertemuan itu hadir Direktur PT RJP Aviation/Heli Jateng, Nur Sanhadi, Ketua Cabor Aeromodeling Kendal, Sutrisno, Pengelola Objek Wisata Omae Opa Kendal, Arie Armanto dan perwakilan perangkat Desa Wonosari, Pegandon.
Rombongan diterima Kabid Pariwisata Disporapar Kendal, Ahmad Syahrul Falah beserta jajatan. Selain itu juga hadir Sub Koordinator Media Diskominfo Kendal, Agung Raharjo, juga beserta jajaran.
Mewakili Kepala Disporapar Kendal, Kabid Pariwisata, Ahmad Syahrul Fallah menyambut baik adanya gagasan untuk membuat wahana petualangan helicopter, yang bertujuan untuk meningkatkan pariwisata di Kendal.
“Tentunya kami selaku pemerintah daerah menyambut baik dan mendukung adanya rencana pembuatan wahana Kendal Heli Adventure, yang nantinya bisa membuat Kendal semakin menarik, sehingga kunjungan pariwisata di Kabupaten Kendal semakin meningkat,” ujarnya.
Syahrul juga berharap, nantinya wahana Kendal Heli Adventure bisa diintegrasikan dengan wahana wisata lainnya yang sudah ada di Kendal.
“Ya nantinya bisa diintegrasikan dengan wisata off road misalnya, atau wisata pantai seperti jetski dan objek wisata lainnya yang ada di Kabupaten Kendal,” harap Syahrul.
Sementara itu, Sutrisno selaku Ketua Cabor Aeromodeling Kendal sekaligus sebagai penggagas menjelaskan, dirinya mempunyai keinginan Kendal punya wahana terpadu, salah satunya yaitu Kendal Helicopter Adventure.
“Harapan kami, dengan adanya wahana dirgantara, di antaranya paramotor, para track, paralayang, aeromodeling dan lain-lain, nantinya bisa meningkatkan pariwisata di Kabupaten Kendal,” ujar Anggota Polri yang bertugas di Polda Jateng tersebut.
Dirinya menyebut, saat ini terkait harga masih dalam pembahasan dan perhitungan. Namun untuk estimasi harga berkisar antara Rp 1.300.000 – Rp 1.400.000 untuk sekali penerbangan.
“Ya akan kita kalkulasi dulu terkait dengan harga sekali terbang. Karena dengan harga Rp 2.500.000 seperti yang kita sampaikan kemarin, dinilai masih terlalu tinggi,” beber Sutrisno.
Sementara Direktur PT RJP Aviation/Heli Jateng, Nur Sanhadi mengatakan, untuk wahana heli adventure pertama kali dilaunching di Demak pada 21 Januari 2024. Sedangkan nantinya wahana Kendal Heli Adventure akan diresmikan akhir Februari 2024.
“Untuk saat ini, baru ada satu unit helicopter, untuk di awal bulan April nanti, Insya-Allah ada dua unit,” terangnya.
Hadi menjelaskan, untuk kapasitas penumpang, heli adventure nanti mampu menampung 3-4 penumpang. Sedangkan untuk pesawat heli yang datang bulan April bisa mencapai lima penumpang, tergantung rute yang akan ditempuh.
“Untuk durasi waktu penerbangan wahana Kendal Heli Adventure ditentukan 10 – 15 menit sekali penerbangan. Dengan durasi waktu itu, cukup untuk mengelilingi Kendal,” jelasnya. (HS-06).