HALO SEMARANG – Jalur tembus Palir-Kaliancar di wilayah Podorejo, Ngaliyan -Mangkang yang rampung dibeton saat ini aksesnya telah dibuka total, dan sudah mulai bisa dilintasi kendaraan baik roda dua dan roda empat.
Dari pantauan, Selasa (19/12/2023) sekitar pukul 09.00 WIB, jalan beton yang mencapai dua kilometer itu nampak mulai ramai dilintasi warga, menuju Pasar Mangkang maupun yang ke arah Kedungpane atau kota. Sekaligus bisa menjadi jalur alternatif kendaraan di jalur Pantura yang masih tersendat imbas perbaikan jalan berupa pengecoran, tepatnya di depan RSUD Tugurejo yang masih terjadi antrean kendaraan cukup panjang terutama pada jam sibuk.
Salah satu warga, Eko, mengatakan, senang sudah dibukanya Jalur tembus Palir- Kaliancar sehingga bisa dilalui, dan sangat bermanfaat bagi warga apalagi sebagai jalur alternatif saat Jalur Pantura cukup padat karena ada perbaikan jalan.
“Kalau pas macet biasanya jalur ini akan lebih banyak dipilih warga sebagai jalan tembus dari Podorejo, Ngaliyan menuju Kedungpane, Krapyak menuju kota. Sebelumnya, hanya roda dua yang boleh melintas, karena sudah mulai dibuka total jadi roda empat pun sudah bisa melintas. Serta aktivitas warga kembali lancar dan mengurai kepadatan kendaraan roda empat dan motor yang akan menuju kota karena adanya perbaikan jalur Mangkang- Semarang,” ujarnya, Selasa (13/12/2023).
Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Suwarto menjelaskan, bahwa pengerjaan Peningkatan ruas jalan Palir-Kaliancar, Kota Semarang sepanjang dua kilometer, dengan lebar 5,5 meter, dan ketebalan 30 centimeter. Anggaran pembangunannya yakni dengan menggunakan anggaran Provinsi Jawa Tengah melalui bantuan keuangan (Bankeu) sebesar Rp 14 miliar.
“Dan ditargetkan perbaikan jalan tembus dari wilayah Podorejo, Ngaliyan – Mangkang ini akan rampung pada awal Desember 2023,”imbuhnya. (HS-06)