in

Pelatihan Konten Kreatif, Generasi Muda Sebarkan Nilai-Nilai Pancasila

Mahasiswa KKN Giat 6 Unnes mengadakan Pelatihan Konten Kreatif yang dilaksanakan di SMP Islam Sudirman, Desa Tegaron, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Selasa (21/11/2023).

HALO SEMARANG – Mahasiswa KKN Giat 6 Unnes mengadakan Pelatihan Konten Kreatif yang dilaksanakan di SMP Islam Sudirman, Desa Tegaron, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Selasa (21/11/2023). Tim KKN menggandeng siswa SMP Islam Sudirman yang telah berkecimpung di media digital untuk bersama-sama menciptakan hal positif sebagai bukti cinta tanah air.

Ketua Kelompok KKN Unnes Desa Tegaron, Azzariru Rizqi Maula mengatakan, penanaman nilai-nilai Pancasila pada penerus bangsa tidak mudah untuk dilakukan, apalagi dengan penerapan cara konvensional, seperti penghafalan maupun penataran. Semakin maraknya teknologi, memberikan pemahaman terhadap generasi muda perlu dilakuan melalui media digital.

“Sangat penting menerapkan nilai-nilai Pancasila di dalam kehidupan. Ini agar keberadaan Pancasila tidak hanya sebagai simbol dasar negara saja,” ungkapnya.

Menurut dia, pelatihan Konten Kreatif yang dilaksanakan mahasiswa Unnes kepada SMP Islam Sudirman adalah bentuk kontribusi generasi muda terhadap Negara. Tim KKN merancang pelatihan dalam 3 pertemuan yaitu pada tanggal 2, 6 dan 9 November 2023 dengan sub-judul yang berbeda beda.

Sub judul pertama yaitu memberikan pemahaman Nilai-Nilai Pancasila yang dapat diterapkan pada Media Digital. Kedua, pemahaman mengenai Kreativitas Konten di Media Digital dan Menjauhi Berita Hoax di Media Digital. Ketiga, Pelatihan Pembuatan Konten Kreatif Positif.

Pihaknya menjelaskan, output dari 3 pelatihan tersebut adalah siswa membuat konten kreatif yang hasilnya akan diperlombakan. Siswa SMP Islam Sudirman diarahkan dalam beberapa tema dalam pembuatan konten krearif, di antaranya Gaya Hidup Berkelanjutan, Bhineka Tunggal Ika, dan Kearifan Lokal.

Siswa merespon dengan antusias, sehingga perlombaan tersebut terlaksana dengan baik, serta menghasilkan 3 pemenang konten terbaik dan terkreatif. “Setelah kegiatan pelatihan ini selesai, diharapkan siswa dapat menjadi garda terdepan untuk membuat konten yang dapat berdampak baik bagi orang lain,” ujarnya.

Selain itu, diharapkan siswa yang berkecimpung dalam media digital dapat membunyikan nilai Pancasila dalam konteksnya sesuai dengan realitas lapangan. Diharapkan pula mereka dapat menjauhkan diri akan adanya berita hoax.(HS)

Gandeng Semarang Zoo, Forwakot Gelar Lomba Mewarnai Anak Usia TK dan PAUD

Kuota Haji 2024 Jateng Bertambah, Pj Gubernur Jateng Dorong Realisasi Embarkasi Baru