HALO KENDAL – Bupati Kendal, Dico M Ganinduto menegaskan pihaknya belum mengetahui terkait indikasi adanya dualisme organisasi Sekretaris Desa di Kabupaten Kendal. Hal itu dia sampaikan menanggapi pertanyaan dari awak media usai mengukuhkan pengurus Forum Sekretaris Desa (Forsekdes) Kabupaten Kendal, Rabu (22/11/2023).
“Setahu saya nggak ada. Oh ada dua forum ya. Itu adanya di Kendal saja atau di pusat? Saran saya mereka sepak bola bareng. Jadi diselesaikan di lapangan sepak bola,” jawab Dico santai sambil tersenyum.
Meski begitu, Bupati mengingatkan, jangan sampai dalam melakukan sesuatu bisa berdampak terhadap masyarakat. “Tentunya kan ini organisasi besar, isinya juga orang-orang yang menjadi panutan di desa dan menjadi contoh. Jadi harus kita tunjukkan kepada masyarakat kalau kita bisa bersatu,” tandas Bupati.
Sehingga menurutnya, apabila terjadi seperti itu (perpecahan), pihaknya akan berupaya untuk menengahi dan mencarikan jalan keluar supaya semua bisa kompak.
“Kita harus bisa kompak dan bersinergi. Baik kepala desa maupun perangkat desa. Karena tujuan kita sama, yaitu bagaimana memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” imbuh Bupati.
Sementara itu, Kepala Dispermasdes Kabupaten Kendal, Yanuar Fatoni menambahkan, semua organisasi memiliki tujuan yang baik dan mulia. Menurutnya, jika memiliki visi misi yang sama lebih baik jika bersatu dan berkordinasi.
“Kalaupun ada dua organisasi dalam satu profesi, jika keduanya mempunyai tujuan maupun visi misi yang sama, alangkah baiknya jika bisa menyatu dan saling koordinasi. Intinya semua demi masyarakat,” ujarnya.
Di sisi lain, Ketua Paguyuban Kades Bahurekso Kendal, Abdul Malik di tempat yang sama mengatakan, kerja sama yang solid dan sinergi antara pemerintahan desa adalah kunci untuk memajukan masyarakat dan memastikan pelayanan yang lebih baik.
Selain itu lebih diperkuat lagi dengan sinergitas bersama pemerintah daerah dalam rangka pembangunan di desa.
“Kolaborasi antara kepala desa, perangkat desa dengan pemerintah daerah memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk saling mendukung, berbagi pengetahuan, dan merumuskan solusi terbaik bagi pembangunan di tingkat desa,” ujarnya.(HS)