in

Panglima TNI dan Kemenkes RI Bersinergi Beri Layanan Kesehatan

 

HALO SEMARANG – Kementerian Kesehatan RI dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) bekerja sama memberikan pelayanan kesehatan, termasuk terkait upaya jika ada wabah.

Nota Kesepahaman (MoU) kedua lembaga yang berlaku selama lima tahun itu, ditandatangani oleh Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono dan Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, baru-baru ini.

Adapun ruang lingkup kerja sama, seperti informasi yang dirilis tni.mil.id, pertama, Pelayanan kesehatan; Kedua, Penanggulangan, pencegahan, dan pengendalian penyakit menular dan tidak menular; Ketiga, Penanggulangan krisis kesehatan; Keempat, Kesehatan masyarakat; Kelima, Sosialisasi dan pelaksanaan program kesehatan; Keenam, Pendidikan dan pelatihan SDM bidang kesehatan; Ketujuh, Pengelolaan sarana dan prasarana fasilitas kesehatan serta logistik kesehatan; Kedelapan,  Riset bidang kesehatan; Kesembilan, Kerja sama luar negeri bidang kesehatan; dan Kesepuluh, Kegiatan lainnya yang disepakati oleh Para Pihak.

Dalam sambutannya Panglima TNI menyampaikan bahwa tugas TNI selain Operasi Militer Perang (OMP), juga melaksanakan Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Semua tugas itu adalah dalam rangka menjaga kedaulatan keutuhan NKRI, serta menjaga keselamatan bangsa dan negara.

Salah satu dari 14 tugas pokok TNI dalam OMSP di antaranya membantu Polri dan Pemerintah Daerah, serta melindungi bangsa dan negara dari segala macam ancaman yang ada, baik bencana alam atau pun bencana non alam seperti penyakit.

“Bencana dari  virus yang telah kita lalui bersama  yaitu Covid-19  yang tidak pernah kita duga,” ujar Panglima TNI.

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa di Papua saat ini ada bencana kelaparan.

Banyak Puskesmas yang dibakar oleh Kelompok Separatis Teroris Papua (KSTP) atau kelompok kriminal bersenjata (KKB), yang mengakibatkan masyarakat kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan.

Jumlah dokter dan tenaga kesehatan sangat minim, karena diganggu KSTP.

“Kita  memiliki tenaga dokter di seluruh jajaran TNI dari Sabang sampai Merauke, Kapuskes sebagai leading sektor rumah sakit yang tersebar dari kelas A, B maupun C di seluruh wilayah kita punya, tentunya kita berdayakan ruma sakit di daerah-daerah tersebut,” katanya.

Panglima TNI berharap MoU dengan Kemenkes ini, ke depan harus lebih bisa membantu masyarakat di daerah-daerah yang tidak terjangkau atau daerah-daerah yang terancam keamanannya terutama daerah terpencil yang sangat membutuhkan untuk dilaksanakan perawatan dan pengobatan.

Turut hadir pada acara tersebut, Kasum TNI Letjen TNI Bambang Ismawan, S.E., M.M., Irjen TNI Letjen TNI (Mar) Suhartono, M.Tr.(Han),  para Asisten Panglima TNI, para Kabalakpus TNI dan Kapuspen TNI Laksda TNI Julius Widjojono. (HS-08)

Kemenparekraf Gandeng Industri Siapkan Paket Libur Nataru

Polri Jamin Penyelenggaran Piala Dunia U17 Berjalan Aman