in

Senangnya Warga Ringinarum Kendal, “Tuku Lemah Oleh Omah”

Pj Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs Nana Sudjana dan Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki, saat mengunjungi rumah Siti Munadhiroh, warga Desa Ringinarum, Kecamatan Ringinarum, Kendal, yang telah dibangun dengan program Tuku Lemah Oleh Omah.

HALO KENDAL – Siti Munadhiroh, warga Desa Ringinarum, Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal nampak ceria saat menceritakan dirinya telah mendapat program “Tuku Lemah Oleh Omah” yang digalakkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Munadiroh mengaku, progam tersebut benar-benar membantu masyarakat untuk memiliki tempat tinggal. Sebab, sebelum memiliki rumah itu, ia tinggal di rumah mertuanya selama lebih kurang 14 tahun, dan sudah lama mengidamkan memiliki rumah sendiri.

“Saya sangat berterima kasih karena Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan program yang sangat bagus. Sehingga mimpi untuk memiliki rumah sendiri menjadi terwujud,” ungkap Munadhiroh, Rabu (25/10/2023).

Bahkan ibu rumah tangga tersebut mengaku, sebelumnya juga pernah berharap bisa menjadi salah satu peserta bedah rumah seperti yang sering dilihat di televisi. Dan impian itu baru terwujud saat Pemerintah Desa Ringinarum mengajukan program “Tuku Lemah Oleh Omah”.

“Alhamdulillah, kebetulan saya terpilih karena memenuhi syarat untuk dapat bantuan rumah ini,” ujar istri Ahmad Khodim, yang bekerja sebagai buruh bangunan ini.

Sebab, lanjut Munadhiroh, dirinya sudah memiliki tanah sendiri dari pemberian orang tuanya. Dirinya menyebut, tepat pada awal Ramadan tahun 2023, rumah impiannya mulai dibangun.

“Dananya dari bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp 35 juta dalam bentuk material, dan Rp 1,8 juta dalam bentuk upah padat karya,” beber.

Munadhiroh menjelaskan, konstruksi rumah itu dibangun dengan model Rumah Unggul Sistem Panel Instan (RUSPIN), dimana proses pengerjaan rumahnya berlangsung satu bulan.

“Puasa hari pertama mulai dibangun, terus Lebaran langsung ditempati. Untuk menyempurnakan bangunan rumah, saya punya simpanan uang Rp 18 juta untuk meninggikan dinding rumah,” jelasnya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki yang ikut mendampingi Pj Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs Nana Sudjana, saat mengunjungi rumah Siti Munadhiroh mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Jateng yang telah membuat program “Tuku Lemah Oleh Omah” tersebut.

Menurutnya, dengan beli tanah dapat rumah menjadi program yang menarik dan dapat dinikmati warga. Sehingga banyak masyarakat yang memiliki rumah cukup bagus.

“Untuk itu, bagi warga yang belum memiliki tanah akan dibantu proses kredit di bank, dan nantinya, warga hanya mengangsur tanah, dan bangunan rumahnya dibangun oleh Pemprov Jateng,” ujar Wabup Kendal.

Sementara Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana mengatakan, program “Tuku Lemah Oleh Omah” sudah berjalan sejak tahun 2020. Di tahun itu telah membangun 216 unit rumah.

“Hingga September 2023, tercatat sudah lebih dari 1.400 unit rumah yang dibangun melalui program ini. Khusus tahun 2023 sudah terbangun sekitar 699 unit rumah dari target 1.024 unit,” bebernya.

Nana menjelaskan, program tersebut merupakan salah satu upaya Pemprov Jateng dalam penuntasan atau penanggulangan kemiskinan, khususnya kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah. Sehingga program ini terus berlanjut. (HS-06)

Gerakan Pangan Murah Pemkab Jepara Diserbu Warga

Jasa Raharja Raih Dua Penghargaan dari Ajang Indonesia Human Capital Award 2023