HALO KENDAL – Keluarga almarhum Brigadir Polisi (Brigpol) Setyo Herlambang yang meninggal dunia di rumah tugas Polda Kalimantan Utara (Kaltara), pada Jumat lalu (22/9/2023), mendatangi Mapolres Kendal, Rabu (27/9/2023) untuk dipertemukan dengan penyidik, serta melihat CCTV saat kejadian dan hasil dari autopsi.
Rombongan keluarga almarhum Brigpol Setyo Herlambang yang nampak hadir di Polres Kendal sekira pukul 14.50 WIB, di antaranya, Wahyu Devi Fatmasari (istri), Sutarto (ayah, Ahmad Asrori (mertua), Tyas Herawati (kakak), juga Dudu (kerabat), selain itu juga tampak seorang kuasa hukum mendampingi.
Acara selesai sekira pukul 17.10 WIB. Didahului oleh rombongan komisioner Kompolnas, dan selanjutnya rombongan dari pihak keluarga almarhum Brigpol Setyo Herlambang.
Pihak keluarga yang diwakili penasehat hukum DR Aryas Adi Suyanto SH MH kepada sejumlah awak media menyampaikan, keluarga almarhum Brigpol Setyo Nugroho sudah melihat rekaman CCTV yang disampaikan dari pihak Polda Kalimantan Utara dan nantinya akan dijelaskan oleh pihak penyidik.
“Intinya dari CCTV sudah diperlihatkan semua, dan nanti selanjutnya biar pihak penyidik yang menjelaskan. Kami dari pihak keluarga hanya minta, perkara ini ditangani dengan sebaik-baiknya, transparan, tidak ada yang ditutup-tutupi dan terang benderang. Intinya seperti itu,” ujar Aryas.
Saat ditanya apakah dalam tayangan CCTV ada kejanggalan, penasehat hukum keluarga menjelaskan, ada beberapa yang perlu didalami. Namun pihaknya menghormati proses yang sedang berjalan.
“Karena ini masih proses, belum selesai dan belum final, sehingga pihak keluarga tidak mau menyimpulkan. Supaya tidak terjadi simpang siur. Jadi kita tunggu saja hasilnya, nanti akan dirilis oleh Mabes Polri atau Polda Kaltara,” jelas Aryas.
Sedangkan ditanya apakah keluarga sudah mendapatkan hasil autopsi almarhum Brigpol Setyo Herlambang, penasehat hukum menjawab, hasil autopsi sudah keluar dan sudah diserahkan kepada pihak penyidik. Nantinya semuanya akan dibuka, saat proses sudah selesai.
Sementara itu, Komisioner Kompolnas, Yusuf Warsyim menjelaskan, pihaknya hadir untuk menyaksikan pertemuan antara pihak penyidik dengan keluarga almarhum.
“Yang perlu kami pastikan, pihak keluarga sudah cukup jelas melihatnya (CCTV), itu yang kita dorong selama ini. Di luar hal-hal terkait itu, apa yang kita agendakan hari ini utamanya adalah mempertemukan keluarga dengan penyidik dan kami saksikan. Itu adalah bagian dari transparansi,” jelasnya.
“Yang penting pihak keluarga dari awal sampai akhir sudah menyaksikan (tayangan CCTV) dan prosesnya sudah transparan. Selain itu pihak keluarga juga sudah melihat hasil autopsinya,” ungkap Yusuf.
Seperti diberitakan sebelumnya, Brigpol Setyo Herlambang merupakan ajudan melekat Kapolda Kaltara, Irjen Pol Daniel Adityajaya. Keluarganya di Desa Sumberagung, Kecamatan Weleri, Kendal menerima kabar ajudan tersebut meninggal akibat kecelakaan saat membersihkan senapan di kamar dinasnya.(HS)