in

Program Pertukaran Pelajar, Dua Siswa SD Kendal akan Tampilkan Budaya Lokal di Malaysia

Disdikbud Kendal mensuport dua pelajar SD yang akan menampilkan budaya lokal di Malaysia, Jumat (22/9/2023).

HALO KENDAL- Dua pelajar Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Kendal, menjadi duta pertukaran pelajar di Malaysia. Di negeri jiran tersebut keduanya bakal menampilkan budaya lokal.

Kedua pelajar tersebut yaitu Hatta Lovanazetta Kaisar dari SD Negeri 1 Pegulon, dan Alesha Ghassani Wibowo dari SD Universal Ananda.

Fasilitator International Study and Culture Exchange Indonesia, Sunarmi mengatakan, pihaknya akan mensosialisasikan lebih lanjut terkait program pertukaran pelajar.

Menurutnya, program tersebut bagus untuk membentuk karakter dan menanamkan budaya lokal kepada para siswa.

“Kendal untuk jenjang SD hanya dua perwakilan saja, yang akan tampil di Malaysia 26 – 29 September mendatang. Semoga mereka bisa tampil maksimal,” katanya, Jumat (22/9/2023).

Hal itu turut mendapat dukungan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kendal. Kepala Disdikbud Kendal Ferinando Rad Bonay mengatakan, Disdikbud Kendal mensuport prestasi dua pelajar ini. Apalagi keduanya menampilkan budaya lokal Kendal di negara Malaysia.

“Pelajar Kendal patut berbangga. Karena pertukaran pelajar ini mengembangkan minat bakat siswa. Apalagi keduanya tampil di negara Malaysia,” ujarnya, Sabtu (23/9/2023).

Ferinando berpesan, perwakilan pelajar dari Kendal ini harus bisa menampilkan ciri Profil Pelajar Pancasila. Termasuk menghargai budaya di Malaysia.

“Budaya di Indonesia harus mereka tunjukkan di sana. Sehingga orang tau warga Indonesia itu berbudaya baik dan ramah,” pesannya.

Sementara salah satu pelajar, Hatta Lovanazetta Kaisar dari SD Negeri 1 Pegulon Kendal mengaku, perlu persiapan matang dirinya untuk tampil di Malaysia.

Dia menyebut, di Malaysia nanti akan menampilkan monolog tentang Kiai Aqrobudin. Dirinya juga berharap, warga Malaysia turut mengenal budaya lokal Kendal.

“Nanti mau tampil monolog Kiai Aqrobudin. Itu tokoh dan ulama di Kabupaten Kendal. Dan saya sekarang masih terus latihan. Saya berharap, warga Malaysia turut mengenal budaya lokal Kendal,” ungkapnya.

Sedangkan Kepala Sekolah SD N 1 Pegulon Sugiyanto mengatakan, program ini baru kali pertama diikuti siswanya. Dia ingin siswa di sekolahnya aktif untuk mengembangkan bakat.

“Di sekolah kami, kegiatan ekstrakurikuler banyak. Semoga lebih banyak siswa yang ikut program pertukaran pelajar ini. Kami juga mendukung penuh siswanya,” ujarnya. (HS-06).

 

Doa Pedagang Pasar Darmo Surabaya untuk Ganjar

Jelang Pembukaan CASN, BKPP Demak Keluarkan Peringatan Waspada Penipuan