HALO DEMAK – Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Demak, meminta masyarakat untuk mewaspadai modus-modus penipuan, berkaitan dengan seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2023.
Menurut dia, ada kemungkinan para pelaku penipuan tersebut memanfaatkan momentum penerimaan PPPK 2023 untuk beraksi.
Mereka selalu menawarkan untuk meloloskan peserta dari seleksi, dengan imbalan sejumlah uang.
Maka dari itu Herminingsih menegaskan agar masyarakat tidak memercayai pihak-pihak atau orang-orang seperti ini.
“Mohon untuk tidak percaya pada siapapun yang menawarkan jasa dapat membantu menjadi PNS/PPPK dengan alasan apapun. Apa lagi dengan permintaan sejumlah uang,” kata dia, seperti dirilis demakkab.go.id, Jumat (22/9/2023).
Dia menegaskan, semua proses seleksi calon pegawai negeri sipil dan PPPK selalu dilaksanakan dengan sangat transparan.
Prosesnya diumumkan secara terbuka, seleksi juga sangat jelas langsung bisa dimonitor.
“Kalau lolos itu memang jerih payah rekan-rekan pelamar sendiri, bukan karena orang lain. Semua proses seleksi gratis,” kata dia.
Dia meminta agar masyarakat melaporkan kepada BKPP atau kepolisian, jika menemui orang yang menjanjikan menjadi seorang PNS / PPPK, apalagi dengan meminta sejumlah uang, karena dipastikan hal tersebut adalah penipuan.
Herminingsih juga berpesan kepada pelamar PPPK tahun 2023 untuk bersungguh-sungguh dalam mempersiapkan diri.
“Pelamar agar benar-benar mempersiapkan dokumen persyaratan, belajar dengan sungguh-sungguh, tentunya juga berdoa ke Tuhan agar diberikan kemudahan dan kelancaran,” kata dia.
Sebagai informasi Pemerintah Kabupaten Demak membuka seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2023 untuk Jabatan Fungsional sebanyak 480 alokasi formasi yang terdiri dari, tenaga guru 175 formasi, tenaga kesehatan berjumlah 120 formasi dan tenaga teknis berjumlah 185 formasi. (HS-08)