in

Ketika Anak-Anak TK Jadi Petugas Pemadam Kebakaran

HALO SEMARANG – Anak-anak TK Bina Amal Semarang antusias saat diberikan bekal tentang pengenalan peralatan pemadam kebakaran dan sekaligus praktik langsung cara memadamkan api. Saat diminta mempraktikkan pemadaman api, nampak anak-anak antusias untuk menjadi seolah petugas pemadam kebakaran sungguhan. Mereka pun mengenakan baju khusus pemadam ukuran anak-anak yang dominan warna merah.

Selanjutnya, satu per satu dipandu petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah untuk praktik langsung memadamkan api. Mereka membawa pipa alat semprot dan tangannya ikut dipegangi petugas langsung menyemprotkan air berbusa ke arah api menyala di dalam sebuah tong.

Begitu pipa yang dibawa anak dan dibantu petugas pemadam disemprotkan, api di dalam tong dalam waktu tak beberapa lama langsung padam. Anak-anak yang lainnya pun langsung tertawa girang dan bertepuk tangan.

Tujuan dari kegiatan yang dilakukan di Kantor BPBD Jateng ini adalah mengenalkan anak-anak TK Bina Amal terhadap pemadaman api secara jitu agar anak dari usia dini sudah mengenal api dan cara mengatasinya.

Alexander Armin Nugroho, selaku Kepala Bidang Logistik Peralatan BPBD Jateng yang juga pemandu kegiatan menjelaskan, anak-anak dikenalkan terhadap kondisi api yang menyala dan untuk memadamkannya.

“Kami sengaja mengenalkan anak-anak terhadap api yang menyala di dalam tong, dan cara untuk memadamkan api. Namun sebelum praktik pemadaman api di dalam tong itu, anak-anak sudah diberikan bekal keterampilan. Lalu setelahnya anak dihadapkan dengan praktik cara jitu memadamkan api secara cepat,” jelasnya, baru-baru ini.

Dikatakan dia, terlihat anak-anak antusias untuk mencoba memadamkan api secara langsung. “Sehingga kami memberikan pendampingan berupa praktik langsung memadamkan api. Anak-anak juga kita kenakan baju khusus sesuai ukuran anak satu per satu,” imbuhnya.(HS)

Bertekad Majukan Pertanian, Gerakan Maju Tani Akan Cetak 10 Juta Petani Digital

Jadi Delegasi di Ajang Asia World Model United Nations, Fika Berharap Perhatian Pemkab Kendal