in

Hadiri Multistakeholder Forum PLN, Pj Bupati Batang Sebut Internet Masuk ke Desa Terpencil

 

HALO BATANG – Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki memuji pelayanan Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang tidak hanya bergerak di bidang ketenagalistrikan, melainkan juga penyediaan jaringan internet hingga ke desa-desa di pelosok batang.

Apresiasi tersebut disampaikan Pj Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki, ketika menghadiri acara Multistakeholder Forum, yang digelar oleh PLN di Pendopo Kabupaten Batang, Rabu (30/8/2023).

Acara Multistakeholder Forum bertema Bergerak Bersama untuk Indonesia Maju itu, digelar dalam rangka meningkatkan pelayanan PLN.

Lebih lanjut Pj Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki yang hadir bersama Forkopimda Kabupaten Batang, menyatakan Pemkab Batang mendukung adanya multistakeholder forum program kelistrikan, untuk memenuhi kebutuhan energi di Kabupaten Batang.

Dia juga menyampaikan tidak ada kendala dalam pelaksanaan program kelistrikan dari PLN. Selain itu semua desa di Kabupaten Batang sudah teraliri listrik.

Menurutnya, pelayanan listrik yang diberikan PLN sudah sangat baik dengan terus berkembang menyesuaikan kebutuhan termasuk adanya pelayanan internet.

“Pelayanan internet dari PLN sudah dapat masuk ke pelosok-pelosok desa, yang bisa membantu Pemkab Batang menangani area blank spot atau tidak terjangkau di Kabupaten Batang,” kata dia, seperti dirilis batangkab.go.id.

Sementara itu, Manager PLN Pekalongan, Triyono mengatakan PLN ingin memajukan perekonomian di Kabupaten Batang.

“Tidak hanya mendukung Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang saja. Kami juga hadir di masyarakat pelosok, yang membutuhkan listrik, termasuk dalam sisi pertanian dan perikanan,” terangnya.

Tak hanya dalam bidang tenaga listrik. PLN juga berupaya meningkatkan pelayanan internet, melalui anak perusahaannya.

“Multistakeholder ini bisa meningkatkan pelayanan yang sekarang hadir anak perusahaan kami yakni PT Iconplus untuk memberikan pelayanan internet,” kata dia.

Pelayanan internet tersebut, dengan dukungan Pemkab Batang, sekarang juga sudah merambah sampai ke desa-desa di pelosok Kabupaten Batang, untuk mengatasi masalah blank spot.

“Mudah-mudahan adanya internet pada desa terpencil agar membantu masyarakat bisa memajukan UMKM dan para pelajar mendapatkan ilmu teknologi supaya semua bisa bergerak maju,” kata dia. (HS-08)

Kemarau Panjang, Pedagang di Pasar Batang Keluhkan Kualitas Cabai Menurun

Sambut HUT Ke-75, Polwan RI Bagikan Bunga dan Tertibkan Lalu Lintas