HALO SEMARANG – KONI Kota Semarang memantau perkembangan kondisi dan penanganan atlet/pemain yang mengalami cedera saat Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng XVI Pati Raya 2023, beberapa waktu lalu. KONI Kota Semarang ingin memastikan, mereka mendapatkan penanganan yang maksimal.
Pada ajang multicabang empat tahunan tingkat Jawa Tengah tersebut, ada beberapa atlet yang harus mendapatkan penanganan khusus, di antaranya Devia Ratna Fauziah (bola basket) dan Muchamad Yunus (paralayang).
Ketua Umum KONI Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara beserta Wakil Ketua V Ferry Satariyanto dan beberapa pengurus berkesempatan menjenguk Devia Ratna Fauziah di RS Columbia Asia Semarang, Rabu (16/8/2023).
”Mereka adalah patriot olahraga Kota Semarang yang telah berjuang demi nama Kota Semarang pada ajang porprov. Pastinya, KONI ingin para atlet ini mendapatkan penanganan yang maksimal. Sehingga, bisa segera pulih dan bisa melakukan aktivitas olahraga lagi,” tutur Arnaz di Semarang, Kamis (17/8/2023).
Pihaknya telah bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberi perlindungan kepada atlet Ibu Kota Jateng yang bertanding di Pati Raya. Sehingga, dengan adanya BPJS Ketenagakerjaan ini, bisa menangani permasalahan terkait atlet yang cedera. Hal ini juga yang membuat mereka (atlet/pemain) bisa tampil maksimal.
”Dengan adanya BPJS ini, atlet merasa terlindungi, semisal terjadi cedera saat tampil tidak memikirkan hal lain seperti dana penyembuhan. Sebab, semua sudah ditangani oleh BPJS Ketenaga kerjaan,” tutur Arnaz.
”Kami minta, semua atlet yang sedang menjalani perawatan fokus proses penyembuhan dan pemulihan,” kata dia.
Wakil Ketua V KONI Kota Semarang, Ferry Satariyanto mengatakan, pihaknya sangat peduli dengan kondisi atlet/pemain. ”Ini bagian dari program tilik atlet/pemain. Kami ingin memastikan bagaimana kondisi mereka dan mengetahui apakah ada kendala. Kami bersyukur tidak ada kendala selama mereka di rawat,” kata Ferry.(HS)