HALO SPORT – Justin Gaethje belum mampu memenangi gelar kelas ringan Ultimate Fighting Championship (UFC), kendati pernah mendapatkan kesempatan.
Berbeda dari Conor McGregor yang memiliki pengalaman menjadi juara divisi ringan UFC. Kini, Justin dan Conor terlibat dalam perang kata-kata.
McGregor menyerang Gaethje setelah mengalahkan Dustin Poirier, 29 Juli lalu. Justin menang KO atas Dustin pada ronde kedua.
McGregor yakin bisa menaklukkan Gaethje dengan cepat jika bertemu di oktagon. Serangan itu dibalas The Highlight, julukan Gaethje, dengan tenang.
Dia menantang Conor untuk berlaga dengan terlebih dahulu meneken kontrak pertarungan.
’’Laga melawan orang ini terdengar menarik, tapi semua terserah UFC,’’ ujar Gaethje seperti dikutip dari TMZ Sports.
Dia menambahkan kata-kata hanya kata-kata kalau tidak ada tanda tangan. Menurut Justin, Conor sebetulnya sudah berkali-kali menolak bertarung dengannya.
McGregor disebutnya takut dan menghindarinya sebanyak enam kali. ’’Duel melawan saya adalah risiko besar buat dirinya. Dia selalu berusaha mengalihkan perhatian dari orang-orang yang bertarung di atas arena,’’ jelas Gaethje.
Menghadapi Justin sekarang memang akan sangat berbahaya bagi Conor. Pasalnya, The Notorious, julukan McGregor, sudah lama tidak berlaga.
Dia kali terakhir tampil ketika ditundukkan Poirier pada 10 Juli 2021. Ketika McGregor menepi, Gaethje malah bertarung empat kali dengan catatan tiga kali menang dan sekali kalah.
The Highlight hanya kalah dari mantan juara kelas ringan UFC, Charles Oliveira.(HS)