in

Ruas Jalan Mangkang Ada Perbaikan, Ini Titik Kepadatan Arus Kendaraan Menuju Kota Semarang

Salah satu titik kepadatan arus kendaraan di depan Terminal Mangkang Semarang akibat perbaikan jalan, Minggu (16/7/2023).

HALO SEMARANG – Perbaikan jalan Raya Mangkang Semarang dari arah Kendal menuju Kota Semarang saat ini masih berlangsung. Kepadatan arus kendaraan terpantau pada Minggu (16/7/2023) sekira pukul 09.00 WIB terjadi di beberapa titik lokasi. Yang terparah di perempatan Terminal Mangkang, karena imbas perbaikan atau pengecoran jalan, mulai dari depan SPBU Mangkang sampai Jembatan pertigaan SMP N 28 Mangkang Kulon, sehingga terjadi antrean panjang kendaraan terutama truk barang. Antrean mengular tersebut mulai dari perbatasan Kendal ke arah Terminal Mangkang, SPBU Mangkang, sampai kawasan Pergudangan Mangkang Kulon.

Hal ini karena ruas jalan tersebut menyempit hingga separuh badan jalan, sehingga kendaraan berat harus bergantian antre melintas di titik tersebut. Kemudian, titik perbaikan jalan juga di depan BPKP Jateng, dekat kawasan Pintu Masuk Wijayakusuma, sehingga kendaraan harus mengurangi kecepatannya.

Terakhir, dari arah Lampu merah perempatan Krapyak, depan Pengadilan Negeri, hingga Jalan Hanoman, kepadatan kendaraan juga cukup parah. Mengingat adanya proyek jaringan pipa gas PGN, sehingga membuat arus kendaraan tersendat dan merayap sampai lampu merah perempatan Hanoman.

Untuk mengurai kemacetan tersebut, telah dipasang pengumuman untuk jenis truk berat yang akan ke arah Demak, Solo, Jogja, diminta untuk masuk tol Krapyak.

Saat dikonfirmasi Kadishub Kota Semarang, Endro P Martanto menjelaskan, dampak kepadatan arus kendaraan di ruas Mangkang- Semarang atau jalur pantura karena sedang proses perbaikan jalan dari pusat. Pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pelaksana proyek jalan nasional tersebut untuk mengurangi dampak kepadatan kendaraan cukup panjang ini.

“Kami akan segera koordinasikan ke pelaksana proyek mengingat kepadatan kendaraan cukup panjang terutama di saat jam sibuk pagi dan sore hari. Bus BRT maupun angkutan umum lainnya juga kena imbas dari kepadatan ini juga saat akan masuk maupun ke luar dari shelter Terminal Mangkang. Sehingga nantinya bisa ada solusi mengatasi hal tersebut,” pungkas Endro.(HS)

Empat Tim USM Ikuti Kompetisi Mahasiswa Nasional Bidang Ilmu Bisnis, Manajemen dan Keuangan

Meriahnya Festival Olahraga Tradisional di Kendal