in

Pabrikan yang Harus Membantu Para Pembalap

HALO SPORT – Periode sulit yang menimpa Marc Marquez bersama Honda membuka pandangan kalau ada yang salah dari pabrikan Jepang itu.

Selain Marquez, Fabio Quartararo juga tanpa arah bersama Yamaha setelah menjadi juara dunia MotoGP 2021.

Keduanya sama-sama tepuruk pada musim ini.
Direktur Olahraga Ducati Corse, Paolo Ciabatti, menegaskan seharusnya pabrikan yang membantu para pembalap, bukan sebaliknya.

Marquez berjibaku sendirian dengan motor Honda RC213V yang makin sulit dikendarai.

Tabiat Honda yang hanya mendengarkan satu pembalap saja seakan menjadi titik nadir mereka sehingga terseok-seok pada musim ini.

’’Kami sangat mengagumi prestasi Marc, tapi saat ini dia sedang mengalami kesulitan,’’ tutur Ciabatti seperti dikutip dari Motosan.

Di Ducati, lanjut Ciabatti, timnya yang berprinsip adil kepada semua pembalap.

Tak ada perbedaan, baik itu pembalap utama maupun dari tim satelit.

’’Ducati berada di posisi yang tepat. Kami akan bekerja keras untuk memuaskan setiap perwakilan kami,’’ paparnya.

Menurut Ciabatti, Yamaha masih terlalu fokus dengan Quartararo.

Demikian pula dengan Honda yang menganakemaskan Marquez.

’’Sebaliknya, kami tidak hanya memikirkan Francesco Bagnaia. Desmosedici adalah hasil dari suara semua rider. Membawanya ke level tertinggi adalah hal yang mungkin,’’ ungkapnya.

Ciabatti mengakui Ducati pernah mengalami situasi seperti Honda dan Yamaha pada era Casey Stoner.
Kala itu pembalap dipaksa berjibaku di atas motor yang bermasalah. (HS-06)

Ngebet Pindah ke Klub Besar

Sertifikasi Halal Gratis Digelar, Para Pelaku UKM Datangi Kemenag Kendal