in

Cerita Fesyen Desainer yang Wujudkan Mimpi Melalui Papua Street Carnival 2023

Penampilan peserta dalam Papua Street Carnival 2023 di area Kantor Gubernur Papua. (Foto : kemenparekraf.go.id)

 

HALO SEMARANG – Yunike, anak muda penuh bakat dari Papua ini percaya akan kekuatan mimpi dalam meraih kesuksesan.

Mimpi desainer yang tergabung dalam komunitas Papua Youth Creative Hub (PYCH) ini pula, yang mengawali digelarnya  “Papua Street Carnival 2023” di area Kantor Gubernur Papua, Jumat (7/7/2023) lalu.

Yunike menceritakan, awal mula tercetusnya ajang “Papua Street Carnival 2023”, ketika dilaksanakan peresmian Gedung PYCH oleh Presiden Joko Widodo, beberapa bulan lalu.

Saat itu Jokowi memasuki salah satu ruang pameran untuk melihat-lihat hasil karya para desainer muda Papua.

Di sanalah Yunike berkesempatan berjumpa dan berbincang langsung dengan Presiden Jokowi.

Di tengah perbincangan itu, Yunike menyampaikan harapan yang selama ini menjadi cita-citanya kepada Presiden Jokowi.

Yunike mengungkapkan mimpinya, yakni anak-anak muda Papua diberikan kesempatan atau peluang yang sama, untuk bisa menghadirkan acara seperti Jember Fashion Carnaval, salah satu perhelatan karnaval busana bergengsi di tanah air.

“Karena dari situ, kami bisa memperkenalkan Papua dari sisi fesyen,” kata Yunike, seperti dirilis kemenparekraf.go.id, Sabtu (8/7/2023)

Ternyata Presiden Joko Widodo mengabulkan keinginannya. Saat itu Presiden memberikan arahan kepada Menparekraf Sandiaga Uno, yang kala itu mendampinginya meresmikan PYCH.

Dan hanya dalam waktu kurang lebih tiga bulan setelah Presiden memberikan arahan, “Papua Street Carnival” sukses digelar untuk kali pertama di area Kantor Gubernur Papua, Jumat (7/7/2023).

“Ini mimpi. Saya sangat menyukai fesyen. Selama ini saya hanya melihat dan mengikuti Jember Fashion Carnaval dari televisi. Dan hari ini kami diberikan kesempatan yang sama. Sehingga dari Papua StreetCarnival kami semua bisa memperkenalkan Papua dari sisi yang berbeda, dari sisi fesyen. Inilah hasil karya kami,” kata Yunike, yang tak kuasa menahan haru, karena mimpi besarnya selama ini akhirnya terwujud.

Menurut Yunike, total dari keseluruhan busana di desain oleh dirinya dan teman-teman di komunitas PYCH sebanyak 134 desain.

Baik busana karnaval, mural, hingga readytowear. Busana karnavalnya sendiri terinspirasi dari flora dan fauna endemik yang ada di tanah Papua.

Kakak Yunike pun berbagi cerita tentang tantangan terbesar ketika mengerjakan project untuk Papua Street Carnival. Yakni waktu yang diberikan sangatlah terbatas.

Kendati demikian, Kakak Yunike yang sebenarnya tidak memiliki latar belakang dan pengetahuan mengenai dunia fesyen secara formal, tetap semangat dan yakin.

Selama ini ia hanya belajar secara otodidak, mengandalkan kecintaan dan mimpi-mimpinya untuk terus melangkah, sehingga berhasil memberikan karya-karya terbaik dalam parade busana Papua Street Carnival.

“Kami hanya diberikan waktu sebulan untuk mendesain seluruh pakaian. Terus terang kami beberapa pekan ini kurang tidur untuk menyelesaikan semua desain-desain di Papua Street Carnival,” ujarnya.

Meski demikian, kerja keras yang selama ini tercurahkan dalam desain fesyen berbuah manis.

Presiden Jokowi beserta sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju yang hadir saat Papua Street Carnival takjub dengan hasil karya anak-anak muda Papua.

Bahkan Yunike mengaku sehari sebelum Papua Street Carnival digelar, ia mendapat undangan langsung dari Jember Fashion Carnaval untuk berkolaborasi dalam acara Jember Fashion Carnaval di tahun depan (2024) bersama dengan para desainer PYCH.

“Kami percaya ini adalah mimpi kami yang terwujud. Terima kasih Bapak Presiden, terima kasih Bapak Menparekraf yang telah mencintai kami anak-anak Papua. Dan besar harapan kami streetcarnival ini tidak hanya untuk hari ini. Semoga ini adalah awal untuk diadakan setiap tahunnya,” kata Yunike.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, saat bertemu dengan kakak Yunike beserta teman-teman desainer PYCH, Jumat (7/7/2023) berharap suatu saat Papua Street Carnival akan sejajar dengan karnaval-karnaval dunia lainnya.

“Presiden menitipkan pesan kepada semua PYCH desainer untuk terus berkarya. Dan tahun depan siap-siap, karena ini akan dirancang lebih baik lagi melibatkan seluruh pihak. Dan kreasinya harus ditingkatkan,” kata Sandiaga. (HS-08)

Kalah Atas Persita, Pelatih PSIS Keluhkan Lapangan

Malaysia Tidak Terapkan Arbain di Madinah Sejak 2018, Bagaimana Indonesia ?