HALO SEMARANG – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) RI, Mahfud MD akan didapuk untuk menjadi khotib Salat Idul Adha 1444 Hijriah di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Sedangkan, sebagai Imam saat pelaksanaan Salat Idul Adha yaitu KH, Zaenuri Ahmad.
Ketua Panitia Idul Adha 1444 Hijriah MAJT, Nur Khoirin mengatakan, pada pelaksanaan salat Idul Adha nanti telah dijadwalkan sebagai khotib akan diisi oleh Menkopulhukam RI, Mahfud MD di MAJT. Adapun waktu pelaksanaan salat Idul Adha 1444 H, rencananya digelar pada Kamis (29/6/2023).
“Sudah positif dikonfirmasi akan hadir untuk mengisi ceramah salat Ied di MAJT. Namun, untuk waktu pelaksanaan salat Idul Adha sendiri, nantinya tetap dilakukan menunggu setelah ada pengumuman atau keputusan dari Pemerintah,” terangnya, saat dihubungi, Halosemarang, Senin (19/6/2023).
Selain menjadi penceramah, lanjut dia, Mahfud MD direncanakan akan bersama-sama memanen buah jenis melon di lokasi Wisata Agro MAS (tepatnya di sebelah barat luar pagar masjid).
“Dan juga akan memanen perdana buah melon yang ditanam di lokasi wisata Agro, di sekitar masjid bersama pak Mahfud. Setelah panen, pak Mahfud lalu akan menuju ke Aula MAJT untuk ramah tamah,” imbuhnya.
Selanjutnya, rangkaian kegiatan akan diisi dengan dialog kebangsaan oleh Mahfud MD bersama dengan semua rektor perguruan tinggi di Kota Semarang.
“Kemudian dengan para tokoh masjid di Kota Semarang, baik dari Masjid Agung Semarang, Masjid Besar Kauman dan MAJT. Kami akan undang semuanya untuk ikut dalam dialog ini,”katanya.
Adapun, pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di MAJT, akan dilaksanakan pada hari tasyrik ke- 2, atau pada Sabtu (1/7/2023) mendatang. “Tidak pas setelah hari H Salat Ied, ataupun pada hari tasyrik pertama, karena bertepatan dengan hari Jumat (30/6/2023) jadi terpotong waktunya dengan pelaksanaan salat Jumat. Namun pada hari Jumat, masih ada acara, yaitu untuk internal pengurus MAJT terkait persiapan panitia penyembelihan hewan kurban pada Sabtu (1/7/2023),” paparnya.
Perolehan sementara jumlah hewan kurban di MAJT, saat ini ada 3 ekor sapi dan 13 ekor kambing.
“Untuk sapi, dari sejumlah pihak yakni BPN Kota Semarang, Rektor Udinus dan Baznas RI. Sedangkan untuk jumlah total paket daging kurban yang akan dibagikan ke warga dan pengurus masjid sampai saat ini belum ditentukan. Karena masih dalam inventarisasi tokoh dan dinas yang akan menyerahkan hewan kurban atau titip uang kepada panitia untuk dibelikan hewan kurban sapi ataupun kambing dengan kualitas baik. Masih dalam konfirmasi kepada para pemberi hewan kurban yang akan menyerahkan hewan kurban ke panitia Idul Adha MAJT. Kami menerima dalam bentuk uang atau menerima hewan kurban sapi dan kambing untuk diantarkan ke masjid. Biasanya baru terlihat hewan kurban yang diantar menjelang pelaksanaan solat Idul Adha, H-1 atau H-2 sebelum pelaksanaan penyembelihan hewan kurban,” pungkasnya. (HS-06)