in

Polisi di Grobogan Ajarkan Pelajar Jauhi Miras Secara Unik

Bhabinkamtibmas Polsek Grobogan, Polres Grobogan, Brigpol Mochammad Choirul Hakim, melakukan sosialisasi bahaya miras pada pelajar SD Negeri 2 Sumberjatipohon. (Foto : humas.polri.go.id)

 

HALO GROBOGAN – Aksi polisi anggota Polsek Grobogan, Polres Grobogan, bernama Brigpol Mochammad Choirul Hakim, membuat banyak orang tercengang.

Bak seorang guru, di hadapan para siswa SD Negeri 2 Sumberjatipohon, Grobogan, dia menunjukkan bahaya minuman keras (miras), dengan cara unik.

Dalam memberikan edukasi, Brigpol Mochammad Choirul Hakim, menunjukkan bahaya miras dengan cara praktikum di depan para siswa.

Hal itu dia lakukan, juga sebagai bentuk keprihatinannya atas peredaran miras yang selama ini merebak.

Dalam kesempatan itu, Brigpol Mochammad Choirul Hakim menunjukkan dua gelas kosong.

Salah satu gelas itu kemudian diisi dengan air biasa dan satu lagi diisi cairan miras, dengan kadar alkohol tinggi.

“Di sini pak polisi punya dua gelas. Pertama diisi air putih biasa. Kedua diisi miras. Ini miras sudah tahu ya ternyata begini, ada baunya menyengat,” ujar Mochammad Choirul Hakim, seperti dirilis humas.polri.go.id.

Dia pun kemudian menunjukkan kedua jenis cairan tersebut terhadap api.

“Kita coba bakar dua gelas ini, apakah ada yang terbakar atau terbakar semuanya? ” tanya Brigpol Choirul Hakim.

Saat itu para pelajar hanya diam, karena mengetahui pasti jawabannya. Namun kemudian mereka kaget, lantaran gelas yang berisi miras ternyata terbakar, sedangkan gelas berisi air biasa tidak terbakar.

Anak-anak semakin terheran-heran, setelah Bhabinkamtibmas Polsek Grobogan untuk Desa Sumberjatipohon ini, memasukkan jangkrik ke dalam dua gelas tersebut.

“Sekarang kita coba masukkan jangkrik. Ternyata di gelas berisi air mineral ini, jangkriknya masih bisa hidup. Coba kita lihat jangkrik yang kita masukkan ke miras ini,” ujar Brigpol Mochammad Choirul Hakim.

Dalam waktu kurang dari semenit, jangkrik yang dimasukkan ke dalam gelas berisi miras ternyata mati.

“Jadi kita tahu ya, minuman apa yang mesti kita minum, agar selalu sehat setiap hari?” tanya Brigpol Choirul Hakim.

“Air putih, Pak Polisi,” jawab para murid, serempak.

Usai melakukan praktikum ini, Brigpol Mochammad Choirul Hakim juga berpesan agar para murid menjauhi miras sejak dini agar tidak menyakiti jiwa dan raga mereka.

Bahkan, Brigpol Mochammad Choirul Hakim ini meminta kepada para pelajar agar terus belajar untuk meraih cita cita.

“Kasihan orang tua kalian jika kalian minum miras. Kalian harus jadi anak yang sehat, kejar cita cita kalian. Jangan sampai coba coba minum miras,” tegas Mochammad Choirul Hakim.

Brigpol Mochammad Choirul Hakim ini datang ke SDN 2 Jatipohon untuk memberikan edukasi tentang bahaya miras yang sesuai dengan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau P5.

“D imana salah satu program pembentukan karakter siswa yang diselenggarakan dengan tema Bangunlah Jiwa dan Raganya dan topik Sehat Jiwaku Indah Masa Depanku,” ujar Mochammad Choirul Hakim. (HS-08)

PPIH Siapkan Bus Shalawat 24 Jam Mengantar Jemaah dari Hotel ke Masjidil Haram Pergi Pulang

Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak Diluncurkan, Taj Yasin: Kuatkan Program Destara