HALO KENDAL – Rumuskan permasalahan pembangunan daerah dan prioritas pembangunan dalam rangka penyusunan rancangan akhir Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD), Pemkab Kendal menggelar Musrembang RKPD Kabupaten Kendal 2024, di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal, Selasa (28/3/2023).
Ketua Panitia Penyelenggara, sekaligus Sekda Kendal, Sugiono dalam laporannya mengatakan, maksud digelarnya Musrenbang adalah untuk merumuskan permasalahan pembangunan daerah dan prioritas pembangunan, dalam rangka penyusunan rancangan akhir RKPD Kabupaten Kendal Tahun 2024, bersama pemangku kepentingan.
“Musrenbang RKPD adalah forum musyawarah antar pemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati langkah-langkah penanganan program kegiatan prioritas yang tercantum dalam daftar usulan rencana kegiatan pembangunan desa/kelurahan yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah kabupaten/kota di wilayah kecamatan,” ujarnya.
Sementara untuk tujuan, lanjut Sugiono, yaitu membahas dan menyepakati usulan rencana kegiatan pembangunan dari para pemangku kepentingan yang menjadi kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan yang bersangkutan.
Kemudian membahas dan menyepakati kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan yang belum tercakup dalam prioritas kegiatan pembangunan desa.
“Selanjutnya, menyepakati pengelompokan kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan berdasarkan tugas dan fungsi OPD yang diklasifikasikan berdasarkan urusan,” imbuh Sugiono.
Selain itu menyepakati permasalahan pembangunan daerah dan menyepakati prioritas pembangunan Kendal tahun 2023 dalam rangka penyusunan rancangan akhir RKPD Kendal tahun 2023.
Ada beberapa tahapan proses perencanaan yang telah dilaksanakan, yaitu dimulai dari orientasi penyusunan rancangan awal RKPD, konsultasi publik rancangan awal RKPD, kemudian diajukan dalam Musrenbang RKPD tingkat kecamatan dan dilanjutkan ke forum lintas perangkat daerah.
“Total usulan masyarakat dalam Musrenbang sebanyak 2.959 dan pokok-pokok pikiran DPRD sebanyak 803 usulan,” imbuh Sugiono.
Sementara itu, Bupati Kendal, Dico M Ganinduto mengatakan, Musrenbang kali ini adalah pembahasan dari usulan hasil Musrenbang Desa dan sudah dilaksanakan di 20 kecamatan.
“Sehingga hari ini adalah tingkat kabupaten, ada perwakilan-perwakilan semua dari seluruh stakeholder yang ada di Kendal, dan hari ini akan didiskusikan. Jadi semua akan masuk, kemudian akan kita selaraskan dengan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Kendal di tahun 2024 besok,” ujarnya.
Setelah itu, lanjut Dico, nanti pihaknya akan menyusun, dan dipastikan seluruh anggaran sesuai dengan arahan dari Presiden dan Menteri PANRB, yaitu semua program harus menjadi program yang memberikan dampak kepada masyarakat.
Menurutnya, hal tersebut harus ditekankan dalam Musrenbang. Supaya bisa dipastikan dan dikawal bersama.
“Pastikan bahwa program-program yang ada di Kendal, program-programnya benar-benar bisa mendukung arah kebijakan, dan bisa mendukung arah visi misi dan juga menyelesaikan permasalahan masyarakat yang ada di Kabupaten Kendal,” pesan Dico.
Bupati juga memaparkan beberapa angka pencapaian sesuai data dari Baperlitbang Kendal. Yaitu pertumbuhan ekonomi 5,69 persen, angka kemiskinan 9,48 persen, Indeks pembangunan manusia 73,19 persen dan TPT 7,34 persen. (HS-06).