in

131 Calon Perangkat Desa Kendal Ikuti Tes CAT di Semarang

Para calon perangkat desa di Kendal mengikuti tes CAT di salah satu kampus di Kota Semarang, Senin (28/11/2022).

HALO KENDAL – Sebanyak 131 peserta mengikuti seleksi pengisian jabatan perangkat desa untuk sembilan desa di dua kecamatan yang ada di Kabupaten Kendal, Senin (28/11/2022).

Dua kecamatan yaitu Kecamatan Plantungan dengan enam desa dan Kecamatan Brangsong dengan tiga desa.

Untuk Kecamatan Plantungan seleksi untuk Desa Tlogopayung, Jurangagung, Jati, Wadas, Karanganyar dan Mangungmangu. Sedangkan untuk Kecamatan Brangsong, yaitu Desa Sumur, Sidorejo dan Tunggulsari.

Seleksi dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) dilakukan Pemkab Kendal bekerja sama dengan Stimik Himsya Semarang.

Sementara untuk formasi yang dibutuhkan, yaitu kepala dusun (kadus), kepala seksi (kasi) pemerintahan, kepala urusan (kaur) tata usaha dan umum, kasi kesejahteraan, kaur keuangan, kasi pelayanan dan perencanaan.

Dengan sistem CAT diharapkan proses seleksi bisa lebih transparan dan terbuka, serta tidak ada manipulasi nilai maupun jual beli jabatan.

Salah seorang peserta dari Desa Karanganyar Kecamatan Plantungan, Tanmirul Rizal mengaku optimis bisa lolos dan diterima sebagai perangkat desa. Dirinya mendapatkan nomor urut pertama pada formasi kasi pelayanan.

“Saya optimis bisa lulus. Apalagi ketika mulai mengerjakan hingga selesai nilai bisa langsung dilihat. Sehingga begitu log out, nilai peserta bisa langsung terjumlah, dan masuk dalam daftar urutan sesuai dengan jumlah nilainya,” ujarnya.

Semantara, Ketua Stimik Himsya Semarang, Septia Lutfi menjelaskan, dalam kegiatan CAT tersebut, pihaknya hanya sebagai penyelenggara tes saja.

Sehingga jika terjadi kecurangan, semua peserta maupun perangkat yang mendampingi bisa langsung mengetahui hasil nilai peserta tes.

Ia juga menegaskan, dalam pelaksanaan CAT tidak ada manipulasi data atau nilai. Sehingga kepala desa dan forkopimcam bisa langsung melihat nilai masing-masing peserta.

“Semua hasil nilai sesuai dengan hasil yang dikerjakan peserta. Jika terjadi adanya dugaan titipan uang dan lain sebagainya, kami tidak terlibat dan tidak bertanggung jawab,” tandas Lutfi. (HS-06)

Mendagri Soroti Inflasi, Ganjar: Sudah Briefing, Sampai Januari Harus Turun Lapangan

Peduli Budaya, Alasan Relawan Desa Dukung Ganjar Jadi Presiden