in

106 Orang Terserap Bekerja, Bupati Batang Buka Program Daker Tahap 2

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan (tengah), menyerahkan kartu kepesertaan anggota BPJS Ketenagakerjaan, secara simbolis di aula Disnaker Kabupaten Batang. (Foto : batangkab.go.id)

 

HALO BATANG – Bupati Batang M Faiz Kurniawan membuka Program Dapat Kerja (Daker) Tahap 2, dengan anggaran APBD di aula Disnaker Batang, Kabupaten Batang, Rabu (9/7/2025).

Program Daker Tahap 2 diikuti 400 peserta dari 15 Kecamatan di Kabupaten Batang dengan pelatihan Operator Garmen.

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengatakan, bahwa keberadaan kawasan industri di daerah ini harus menjadi peluang bagi masyarakat lokal.

Untuk itu, Pemkab Batang sekitar 2.000 anak muda ditargetkan mengikuti pelatihan untuk mendapatkan kerja.

“Pada Daker Tahap 1 ada sebanyak 226 peserta telah lulus mengikuti pelatihan. Dari situ ada 160 peserta yang ikut seleksi masuk kerja dan sudah 106 peserta yang terserap bekerja. Peserta yang belum terserap nanti akan bertahap mengikuti seleksi hingga mereka dapat diterima kerja,” kata dia, seperti dirilis batangkab.go.id.

Daker Tahap 2 ini, saya targetkan semua setelah lulus pelatihan dapat terserap semua.

Makanya, para peserta harus bersungguh-sungguh berlatih dan mempelajari kompetensi yang diberikan oleh instrukturnya.

Faiz menyebutkan, Pemkab Batang sudah bekerja sana dengan perusahaan seperti PT Yih Quan, Yamania, S Medical Product, Batang Apparel dan Rumah Kaca. Karena sekarang setiap industri yang beroperasi di Batang memprioritaskan minimal 70% tenaga kerjanya dari warga lokal.

“Jika warga belum memenuhi kompetensi, maka tugas pemerintah adalah melatih mereka. Itulah tujuan Program Daker ini,” kata dia.

Sementara itu dalam kegiatan tersebut,  Pemkab Batang juga bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, untuk berikan jaminan kecelakaan kerja dalam kegiatan Pelatihan program Dapat Kerja (Daker).

Kegiatan pembukaan diselenggarakan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Batang melalui UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) di Aula BLK Batang, Kabupaten Batang, Rabu (9/7/2025).

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batang Haryo Wicaksono Yudho Prabowo mengatakan, pihaknya bersama Pemkab melalui Disnaker bekerjasama untuk melindungi peserta pelatihan.

“Kami sangat memperhatikan keselamatan pekerja pelatihan, sehingga kami dari BPJS hadir untuk memberikan penyelanggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada peserta,” jelasnya.

Haryo Wicaksono mengungkapkan, bahwa selama pelatihan, peserta akan dilindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan dengan dua program Jaminan kematian (JKm) dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK). Ini sebagai komitmen dan jaminan dalam melindungi pekerja atau peserta pelatihan.

“Cukup dengan iuran Rp16.800 yang dibayarkan Pemkab Batang selama mengikuti pelatihan, peserta terjamin oleh BPJS Ketenagakerjaan. Jumlah peserta sekitar 1.800 se-Kabupaten Batang,” ungkapnya.

Haryo berharap, ketika peserta sudah mengikuti pelatihan dapat disalurkan ke industri yang sudah kerjasama dengan Disnaker, sehingga nanti mereka dapat berlanjut program BPJS Ketenagakerjaan tapi beda segmen, kalau sekarang segmennya informal menjadi segmen Penerima Upah (PU) dengan peserta bekerja di Perusahaan.

Sementara itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan juga menyampaikan pernyataan akan pentingnya pelatihan-pelatihan dimaksud bagi para pencari kerja. Selain itu, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dalam program JKK dan JKm juga penting bagi mereka.

“Program JKK dan JKM merupakan jaring pengaman manakala ada risiko sosial terjadi saat pelaksanaan program pelatihan, baik dari berangkat, saat pelatihan maupun pulang dari pelatihan,” terangnya. (HS-08)

Bongkar Puluhan Kafe dan Karaoke di Pantai Sigandu, Ini Alasan Pemkab Batang

Gratis, Wawalkot Tegal Imbau Pemilik Ranmor Uji KIR