in

1.350 Eksemplar Kalender Dibagikan pada Wredatama Blora, Ketua PWRI Jateng Sebut Bantu Merencanakan Masa Depan

Pembagian secara simbolis 1.350 eksemplar kalender 2026, kepada para wredatama atau pensiunan PNS Blora. (Foto : blorakab.go.id)

 

HALO BLORA – Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Blora, membagikan 1.350 eksemplar kalender 2026, bantuan dari Pemerintah Kabupaten Blora, kepada para wredatama atau pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) Blora.

Ketua PWRI Blora, Bambang Sulistya mengatakan pemberian kalender 2026 tersebut, merupakan bentuk perhatian dan spirit kepada para wredatama, yang masih setia dan siap mengabdi kepada ibu pertiwi di bumi Blora Mustika.

“Pada awal 2026 Bupati dan Wakil Bupati Blora telah memberi hadiah istimewa kepada seluruh anggota Keluarga besar PWRI, berupa kalender 2026 secara gratis sebanyak 1.350 buah eksemplar,” kata dia, di Blora, Minggu (4/1/2026), seperti dirilis blorakab.go.id.

Dia pun meminta agar para wredatama dapat mengambil manfaat dan memahami filosofi dari kalender tersebut.

“Jangan dilihat hanya sekadar kalender, namun perhatikan manfaat dan filosofi dari kalender sendiri bagi kehidupan,” kata dia.

Lebih lanjut dia juga mengatakan bahwa keluarga besar PWRI Blora juga bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena diberi nikmat sehat, sehingga bisa berbuat baik termasuk pada masyarakat

“Salah satunya adalah ikut berpartisipasi aktif nyengkuyung imbauan Bapak Bupati Blora Arief Rohman, dengan menyumbang dana keikhlasan, guna meringankan beban penderitaan saudara kita di pulau Sumatera yang saat ini mengalami bencana Hidrometerologi berupa tanah longsor dan banjir bandang. Dana tersebut disalurkan melalui Baznas Kabupaten Blora,” kata Ketua PWRI Blora, Bambang Sulistya.

Sementara itu menurut Ketua PWRI Provinsi Jawa Tengah,  Hendro Martoyo, yang juga mantan Bupati Jepara periode 2002-2007 dan 2007-2012, manfaat dan filosofi kalender adalah membantu mengatur hidup, merencanakan masa depan dan mencapai tujuan jangka panjang serta menjadikannya peta perjalanan hidup.

Kalender juga menjadi penanda tanggung jawab kita terhadap masa depan dan mendorong kita hidup lebih welas asih dan peduli kepada orang yang kurang beruntung.

Bahkan kalender memberi manfaat tanpa meminta balasan, mengajarkan kepada kita tentang perubahan dan ketenangan hidup serta berbuat baik secara ikhlas.

Sementara itu, Soedadyo, Sekretaris PWRI Blora, menyampaikan bahwa salah satu pemberian yang selalu diingat selama satu tahun oleh penerima adalah pemberian kalender.

Di sisi lain, anggota PWRI, ketika menerima pemberian kalender sebagian besar menyambut dengan suka cita dan mengucapkan terima kasih karena mendapat kalender dengan tulisan angka yang besar dan terselip tulisan Visi Bupati Blora “Sesarengan Mbangun Blora Maju dan berkelanjutan”.

Serta sesanti PWRI “Setiap detik berbuat baik dan setiap melangkah untuk beribadah”.

Mustaji, salah satu anggota PWRI dari dukuh Boto desa Sendangwungu Kecamatan Banjarejo, mantan guru SD, menyampaikan Arief Rohman yang sekarang menjadi Bupati Blora, pada 1980 ketika di SDN 2 Di desa Sendangwungu dikenal seorang murid yang rajin, hormat kepada guru dan suka mengaji.

“Selamat tahun baru 2026 semoga kita selalu dalam lindunganNya sehat dan bahagia sepanjang masa,” kata dia. (HS-08)

 

 

Bupati Kudus Lepas Peserta Laku Banyu Penguripan

Hadiri Rakerda Lazismu, Bupati Sragen Dorong Terus Jadi Solusi Pengentasan Kemiskinan