HALO SPORT – Sejumlah pebulutangkis muda mencoba bermain rangkap di kejuaraan Yuzu Isotonic Magelang Open (YIMO) 2022. Ini untuk menambah pengalaman karena atlet bisa mencoba kemampuan di kejuaraan resmi.
Kejuaraan YIMO 2022 menjadi wadah bagi para atlet muda unjuk kemampuan terbaik maupun mengasah bakat dan mental. Mereka juga mendapat kesempatan bermain di beberapa nomor. Pemain tunggal atau ganda misalnya, bisa tampil di nomor ganda campuran yang kembali dipertandingkan di kejuaraan tersebut.
Mantan pemain nasional Yuni Kartika menuturkan pemain muda sebaiknya memiliki keberanian bermain rangkap saat tampil di sebuah kejuaraan. Ini menjadi bekal positif para atlet untuk menambah pengalaman dan skill. Mereka juga bisa mengetahui dirinya lebih berkembang sebagai pemain tunggal atau ganda.
“Sangat baik untuk atlet muda bermain rangkap karena mereka bisa mengasah skill dan menguji stamina. Di samping itu ini menjadi bahan evaluasi pelatih terhadap anak didiknya terkait kecocokan atlet tersebut apakah dia bermain tunggal, ganda atau ganda campuran,” tutur Yuni yang juga menjadi Wakil Ketua Panitia Pelaksana YIMO 2022, Rabu (14/9/2022).
Yuni Kartika mengatakan hari ketiga gelaran YIMO 2022 menyajikan 100 pertandingan dengan delapan di antaranya merupakan partai ganda campuran U-15. Dirinya mendukung penuh para pebulutangkis muda yang tak segan bermain rangkap di YIMO 2022.
“Kami kembali mempertandingkan sektor ganda campuran untuk menambah pengalaman bertanding para atlet,” kata dia.
Adanya nomor ganda campuran di YIMO 2022 mendorong sejumlah atlet untuk mengikutinya seperti Faza Iwadh Kurnia. Tampil di nomor tunggal, dirinya juga turun di nomor ganda campuran.
“Ini untuk kali pertama saya bertanding di ganda campuran. Meski sempat ragu, tetapi saya bersama Jane [Maira Faiza], bisa menyelesaikan babak demi babak dengan skor cukup baik,” ujar Faza yang juga turun di nomor ganda putra U-15 bersama Muhammad Luthfi Habibi.
Baik Faza dan Jane memang baru pertama kali bermain di sektor ganda campuran. Meski demikian, mereka berhasil mengalahkan unggulan ketiga, Johanes Nicola Melkis Saputra/Adinta Haura Ghassani (Champions Magelang) dua gim langsung 21-11, 21-12.
Sementara, Ketua Pengurus Provinsi PBSI Jawa Tengah (Pengprov PBSI Jateng) Basri Yusuf menyatakan, YIMO 2022 merupakan kejuaraan skala nasional yang ditujukan pada pembinaan atlet-atlet muda. YIMO 2022 diharapkan dapat meningkatkan kualitas para atlet muda dan menciptakan atlet yang berprestasi.
“YIMO 2022 ini adalah program tahunan Pengprov PBSI Jateng yang telah dua kali digelar di Magelang. Dari kejuaraan ini kita tahu peta kekuatan pembinaan secara keseluruhan. Kejuaraan ini terbuka, artinya bisa diikuti peserta dari seluruh penjuru Indonesia. Aanya kejuaraan ini bisa mengevaluasi pembinaan bulutangkis di Tanah Air,” ujar Basri.
Menurut Basri Pengprov PBSI Jateng turut bangga dengan pencapaian kontingen Jateng yang berhasil menyabet titel juara umum Piala Presiden 2022 pada awal Agustus lalu di GOR Nanggala, Cijantung, Jakarta. Atlet-atlet yang membawa nama Jateng ke podium teratas tersebut, merupakan hasil seleksi melalui Yuzu Wali Kota Cup Solo 2022 pada pertengahan Juli lalu.(HS)