HALO PATI – Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro, menekankan pentingnya mengatur jarak kelahiran, sebagai bagian dari upaya mencegah stunting.
Hal itu disampaikan Pj Bupati Pati, Henggar Budi Anggoro, belum lama ini ketika menghadiri Penilaian Penggerakan dan Bhakti Sosial Pelayanan KB, Dalam Upaya Penurunan Stunting Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023.
Acara itu sekaligus dalam rangka perayaan Harlah Ke-77 Muslimat NU, di Rumah Sakit Assuyuthiyyah Guyangan.
Acara ini juga dihadiri oleh Dandim Pati, Ketua PKK Kabupaten Pati, Kepala Dinsos P3AKB Pati, dan Muspika Trangkil.
Dalam sambutannya, Henggar mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk dukungan dari PC Muslimat NU, selaku unsur stakeholder eksternal Pemerintah Kabupaten Pati, dalam upaya pengendalian laju pertumbuhan penduduk.
“Untuk itulah perlu disosialisasikan kepada segenap anggota PC Muslimat NU dan masyarakat luas, bahwa ikhtiar mengatur jarak ideal kelahiran anak perlu diupayakan,” kata dia.
Dengan pengaturan jarak kelahiran, kebutuhan gizi anak-anak dapat tercukupi, terutama selama masa periode emas tumbuh kembangnya.
“Sehingga nanti menjadi generasi yang bebas stunting,” ujarnya.
Dia juga mengingatkan, bahwa SDM yang unggul, merupakan salah satu kunci daya saing bangsa, agar mampu berkompetisi.
“Untuk itulah seluruh komponen harus bergerak bersama sehingga Kabupaten Pati mampu berkontribusi untuk menurunkan target nasional penurunan stunting pada angka 14% pada tahun 2024 nanti,” kata dia.
Henggar berharap kerja sama Pemkab Pati dengan Muslimat NU, yang telah terjalin dengan baik selama ini, dapat semakin ditingkatkan dan dikembangkan.
Hal ini dalam rangka mewujudkan kesejahteraan di seluruh sektor kehidupan masyarakat terutama masyarakat Pati. (HS-08)