in

Pj Bupati Jepara Luncurkan Pameran Furnitur Internasional

Pj Bupati Edy Supriyanta saat memberikan sambutan pada peluncuran Pameran Furnitur Internasional. (Foto : jepara.go.id)

 

HALO JEPARA – Penjabat (Pj) Bupati Jepara, Edy Supriyanta, meluncurkan pameran furnitur berskala internasional, bertajuk Jepara International Furniture Buyer Weeks (JIF-BW) 2023, di Pendopo Kartini, belum lama.

“Melalui ajang JIF-BW ini, memperkuat city branding kita sebagai Jepara Kota Ukir,” kata Edy, seperti dirilis jepara.go.id.

Dirinya berharap pameran ini dapat memperkuat industri mebel dan ukir, serta membantu pemasaran produk furnitur dan kriya kayu di Jepara.

Hingga tahun 2022, nilai ekspor komoditas furnitur kayu sudah mencapai 192,9 juta US Dollar.

Naik dari 188,3 juta US Dollar di tahun 2020 dan 183,6 juta US Dollar pada tahun 2021.

“Beberapa waktu lalu, Presiden memberi arahan untuk memperkuat city branding Jepara sebagai kota ukir melalui pameran furnitur berskala internasional. Ternyata para pelaku industri kayu di Jepara sudah siap sejak 3 tahun lalu,” ujar Edy.

Acara yang akan dilaksanakan 5-19 Maret 2023 ini, diharapkan mendapat dukungan dari seluruh pihak.

Edy juga meminta agar sosialisasi dan promosi dilakukan secara masif, kepada masyarakat.

Tak hanya promosi produk kayu, Edy Supriyanta juga mengarahkan agar sektor pariwisata khususnya hotel mulai bersiap menyukseskan dan menyambut pengunjung yang datang.

“Silakan gunakan Pendopo Alit untuk head office (kantor) sekaligus ruang galeri pameran, ekspresikan sebebasnya,” kata dia.

Turut hadir Ketua DPRD Jepara Haizul Maarif; Wakapolres Jepara Kompol Berry; dan Sekretaris Daerah Jepara, Edy Sujatmiko.

Hadir pula, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Eriza Rudy Yulianto; Kepala Dinas Penananaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Hery Yuliyanto; serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Arif Darmawan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Eriza Rudi Yulianto, menyampaikan pameran mebel bertaraf interasional ini dapat diikuti oleh semua kalangan. Baik itu berskala besar maupun kecil atau kelas UMKM.

Para calon pembeli bebas memilih tujuan galeri atau showroom yang akan dikunjungi, melalui situs jifbw.com.

“Jadi pameran ini sifatnya kota, tidak center lines dengan stan,” tuturnya.

Sementara peserta yang mendaftar pameran ada sebanyak 30 pengusaha.

Jumlah ini akan terus bertambah, hingga sekitar 100 peserta. Hal ini karena  panitia masih membuka akses pada fitur registrasi di situs web. (HS-08)

Penjelasan Polisi Terpaksa Tembakan Gas Air Mata Saat Kericuhan Suporter Semarang

Wujudkan Generasi Bebas Stunting, Pj Bupati Pati Ingatkan Pentingnya Pengaturan Jarak Kelahiran